PBB Ungkap Bukti Kelam di Gaza, Penargetan Anak-Anak Palestina Jadi Strategi Genosida Israel

Photo Author
- Rabu, 24 Juni 2026 | 14:34 WIB
Penargetan Anak-Anak Palestina Jadi Strategi Genosida Israel (Palestine Health Ministry)
Penargetan Anak-Anak Palestina Jadi Strategi Genosida Israel (Palestine Health Ministry)

Pola serangan yang konstan di tengah tingginya angka mortalitas anak ini menjadi indikasi kuat bahwa penghancuran elemen peradaban tersebut bukanlah sebuah ketidaksengajaan belaka dalam sebuah pertempuran.

“Ini menunjukkan bahwa serangan-serangan tersebut, yang menewaskan anak-anak dalam jumlah yang sangat tinggi, adalah disengaja,” tambah Muralidhar yang juga menegaskan bahwa dengan merusak fondasi anak-anak, Israel secara langsung merusak kemampuan rakyat Palestina untuk hidup dan menentukan masa depan mereka sendiri.

Baca Juga: Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Ditunda, Pemerintah Masih Matangkan Skema Penyaluran

Kepiluan di Gaza semakin diperparah oleh kondisi ekstrem yang sengaja diciptakan melalui serangan meluas, pengusiran paksa yang berulang kali terjadi, hingga bencana kelaparan akibat blokade total terhadap bantuan logistik, makanan, dan obat-obatan esensial.

Serangan terhadap fasilitas perawatan kesehatan dan reproduksi tidak hanya mengancam kelangsungan hidup bayi baru lahir, tetapi juga memicu lonjakan angka keguguran yang drastis di kalangan ibu hamil, sementara hampir seluruh anak yang bertahan hidup kini didera trauma mendalam dan membutuhkan dukungan psikologis darurat.

Baca Juga: AS Mulai Bangun Hubungan dengan Oposisi Israel, Masa Depan Netanyahu Dipertanyakan

Laporan komprehensif PBB ini nyatanya tidak hanya memotret penderitaan di Gaza, melainkan juga menyoroti situasi mencekam di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur, yang dinyatakan melanggar hukum internasional oleh Mahkamah Internasional.

Di kawasan tersebut, kekerasaan ekstrem oleh pemukim Israel terhadap anak-anak lokal meningkat tajam, diiringi bukti penangkapan massal dan penyiksaan sistematis mulai dari pemaksaan penelanjangan hingga kelaparan di sel tahanan, yang oleh Komisi PBB disimpulkan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan berupa tindakan tidak manusiawi yang terstruktur.***

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X