INSIBERNEWS – Warga Desa Kedawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, digegerkan oleh penemuan jasad seorang siswi sekolah dasar berinisial B (11) yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya pada Jumat, 5 Juni 2026.
Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di atas kasur rumahnya yang berada di RT 1 Dukuh Prayunan, Desa Kedawung. Sejumlah luka serius yang ditemukan pada tubuh korban mengindikasikan adanya tindakan kekerasan menggunakan benda tajam.
Kasus tragis ini masih menyisakan banyak tanda tanya. Memasuki hari ketiga penyelidikan, aparat kepolisian belum berhasil mengungkap identitas pelaku maupun motif di balik kematian bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 SD tersebut.
Baca Juga: Rupiah Melemah Tajam, Menkeu Purbaya Pastikan Indonesia Jauh dari Krisis 1998
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Dewi Sri Lestari (34), yang baru pulang bekerja dari pabrik. Saat tiba di rumah, Dewi merasa ada yang janggal karena pintu rumah dalam keadaan tertutup rapat, namun gemboknya tidak terkunci.
"Saya pulang kerja dan melihat pintu rumah tertutup. Gemboknya tidak terkunci, sedangkan kuncinya ada di dalam rumah di atas meja," ungkap Dewi.
Setelah masuk ke rumah, ia sempat memanggil putrinya berulang kali. Namun tidak ada jawaban. Ketika menuju ruang tengah, Dewi menemukan putrinya terbaring di atas kasur.
Baca Juga: Konser EXO di GBK Diprediksi Padat, Dishub DKI Imbau Fans Naik Transportasi Umum
Awalnya ia mengira sang anak sedang beristirahat. Namun saat didekati, Dewi terkejut mendapati putrinya sudah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Korban masih mengenakan seragam sekolah saat ditemukan.
Selain menemukan putrinya dalam kondisi tidak bernyawa, Dewi juga melihat banyak jejak kaki di lantai rumah. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Dalam peristiwa tersebut, keluarga korban juga kehilangan sejumlah barang, termasuk satu unit sepeda motor Honda Vario dan telepon genggam milik korban.
"Yang hilang motor dan HP anak saya. Motornya biasa dipakai anak sekolah dan bermain. Itu motor lama, beli bekas," kata Dewi.
Baca Juga: Ramai Isu Resuffle Menkeu, Kemensetneg Pastikan Posisi Purbaya Tetap Aman
Hilangnya barang-barang tersebut membuat polisi tidak menutup kemungkinan adanya unsur tindak pidana lain yang menyertai kasus kematian korban.
Artikel Terkait
Terkuak! Arti Kode Malaikat, Konser, dan ACC Klik dalam Kasus Imigrasi yang Menjerat Silmy Karim
Dinilai Tak Maksimal, Pengamat Ingatkan MBG Bisa Gagal Jika Hal Ini Diabaikan
Sarwendah Buka Suara dan Minta Maaf, Soroti Dampak Konflik terhadap Anak-Anak
Usai Hengkang dari NCT, Mark Lee Resmi Bangun Label Musik Sendiri Bernama Upper Room
Konser EXO di GBK Diprediksi Padat, Dishub DKI Imbau Fans Naik Transportasi Umum
Rupiah Melemah Tajam, Menkeu Purbaya Pastikan Indonesia Jauh dari Krisis 1998