Ketua RT bersama pelaku lalu menuju rumah korban untuk memeriksa kondisi korban. Namun, sesampainya di lokasi, korban diketahui telah meninggal dunia.
Sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku kembali menjalankan aksinya dengan meminjam telepon genggam milik Fikri guna menghubungi keluarga dan menyampaikan kabar duka mengenai meninggalnya sang ibu.
Baca Juga: 9 WNI Ditahan Israel Saat Misi Gaza, Menlu Sugiono Tempuh Jalur Diplomasi Timur Tengah
Sandiwara Pelaku Akhirnya Terbongkar
Upaya Irfani menutupi kejahatan akhirnya gagal setelah polisi bersama Tim Inafis melakukan penyelidikan menyeluruh di lokasi kejadian.
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, ditemukan ketidaksesuaian antara cerita yang disampaikan pelaku dengan fakta di lapangan.
“Keterangan yang diberikan pelaku tidak sesuai dengan hasil olah TKP Tim Inafis maupun keterangan para saksi. Setelah dilakukan interogasi intensif, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya,” kata Galuh.
Baca Juga: Sempat Ditahan Militer Israel, 9 WNI Relawan Gaza Sudah Bebas dan Segera Pulang ke Indonesia
Saat ini, Irfani telah diamankan di Polsek Pamulang dan masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ***
Artikel Terkait
Polri Resmikan SIM Digital 2026, Ini Fitur Keamanan dan Cara Kerjanya
Harga Minyak Dunia Melemah Meski Sempat Menguat, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan Pasar
Ramai Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, KPAI Desak Pengusutan Tuntas dan Perlindungan Korban
Tragis! Siswa SMP di Bandar Lampung Ditusuk Teman Sendiri Pakai Pisau Dapur saat Duel
Pemerintah Pangkas Anggaran MBG 2026, Satgas Pastikan Gizi Penerima Tetap Terjamin
Tanah Abang Tutup Saat Idul Adha 1447 H, Aktivitas Perdagangan Blok A Dihentikan Sementara