Pemerintah Pangkas Anggaran MBG 2026, Satgas Pastikan Gizi Penerima Tetap Terjamin

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 26 Mei 2026 | 12:57 WIB
Pemerintah Pangkas Anggaran MBG 2026, Satgas Pastikan Gizi Penerima Tetap Terjamin (Istimewa)
Pemerintah Pangkas Anggaran MBG 2026, Satgas Pastikan Gizi Penerima Tetap Terjamin (Istimewa)

INSIBERNEWS - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dipastikan tetap berjalan dengan standar kualitas yang sama meski mengalami pengurangan anggaran pada tahun 2026.

Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Mataram menegaskan bahwa pemangkasan dana tidak akan memengaruhi mutu maupun kandungan gizi makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.

Ketua Satgas MBG Kota Mataram, H. Lalu Martawang, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas menu yang disajikan bagi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita.

Baca Juga: Jatuh Saat Mendaki Rinjani, Pendaki Malaysia Dievakuasi Helikopter ke Bali

“Pengurangan anggaran tidak akan mengorbankan kualitas atau kandungan gizi makanan yang disajikan,” ujar Martawang di Mataram, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah terkait pengurangan anggaran program MBG tahun 2026. Dari alokasi sebelumnya sebesar Rp335 triliun, anggaran program ini dipangkas menjadi Rp268 triliun atau berkurang sekitar Rp67 triliun.

Meski nilai anggaran menurun, Satgas MBG menegaskan bahwa fokus pemotongan tidak berada pada aspek kualitas makanan maupun pemenuhan standar gizi. Menurut Martawang, penyesuaian anggaran lebih menyasar pada cakupan penerima program, bukan pada kualitas layanan yang diberikan.

Baca Juga: Terungkap! Ditendang hingga Disetrum, 9 WNI Relawan Gaza Cerita Alami Kekerasan Saat Ditahan Israel

Ia menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran dilakukan dalam konteks jangkauan program, sementara standar nutrisi dan kelayakan menu tetap menjadi prioritas utama.

“Pemotongan anggaran bukan pada konteks kualitas, tetapi lebih pada jangkauan, dan tidak menyentuh aspek keterpenuhan standar gizi,” jelasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan program tetap optimal, Pemerintah Kota Mataram melalui Satgas MBG yang telah dibentuk terus memperkuat koordinasi dengan para koordinator wilayah. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga pengawasan serta memastikan distribusi makanan bergizi berlangsung sesuai ketentuan.

Baca Juga: Menteri HAM Pigai Tolak Label Intoleran untuk Jawa Barat, Sebut Depok Aman

Pemerintah Kota Mataram juga berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin agar kualitas pelayanan MBG tetap konsisten di tengah penyesuaian anggaran nasional.

Martawang berharap, melalui koordinasi yang intensif dan pengawasan berkelanjutan, kualitas program Makan Bergizi Gratis di Kota Mataram dapat terus dipertahankan.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X