Pengembangan kasus kemudian mengarah pada pelaku lain berinisial DN alias Abah yang ditangkap di wilayah Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta.
Menurut polisi, SD berperan sebagai kurir sabu setelah menerima pasokan dari seseorang berinisial TL alias Godek yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sistem distribusi narkoba dilakukan dengan metode “tempelan”, sementara komunikasi antar pelaku hanya melalui ponsel.
Baca Juga: Tragis di Museum Ronggowarsito, Siswa SD Meninggal Setelah Tertimpa Patung Saat Wisata Sekolah
Polisi mengungkap, sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Karawang dan Purwakarta.
Jika berhasil menjual barang haram itu, para pelaku dijanjikan upah Rp10 juta untuk setiap 100 gram sabu yang diedarkan. Uang tersebut nantinya dibagi antara SD dan DN.
Kapolres menyebut, tersangka DN sebelumnya sudah dua kali menerima pasokan sabu dari TL. Penangkapan kali ini menjadi kali ketiga mereka menerima kiriman dari pemasok yang sama.
Meski demikian, para pelaku mengaku tidak mengetahui lokasi keberadaan TL karena seluruh komunikasi dilakukan secara tertutup lewat telepon seluler.
Baca Juga: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Kasus Chromebook Rugikan Negara Rp2,18 Triliun
Polres Karawang menegaskan akan terus memburu jaringan peredaran narkoba dan menindak tegas siapapun yang terlibat.
Kapolres menegaskan, alasan ekonomi maupun ketergantungan narkoba tidak bisa dijadikan pembenaran untuk terlibat dalam peredaran barang terlarang.
“Apapun alasannya, mereka yang terlibat tetap akan diproses secara hukum,” tegasnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. ***
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Kasus Chromebook Rugikan Negara Rp2,18 Triliun
Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online, Pemerintah Sebut Situasi Sudah Darurat
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur
Hubungan AS-China Berdamai? Xi Jinping Ajak Trump Jadi Mitra
Tragis di Museum Ronggowarsito, Siswa SD Meninggal Setelah Tertimpa Patung Saat Wisata Sekolah
Jerome Polin Soroti Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Nasib Orang Kompeten di Pemerintahan