Ia menekankan pentingnya sikap rasional dan kembali pada nilai dasar perjuangan bangsa, yakni mendukung kebebasan, keadilan, dan perdamaian bagi seluruh negara.
Dalam situasi konflik global seperti saat ini, Indonesia seharusnya mengambil posisi sebagai penyeimbang dan penggerak perdamaian, bukan terjebak dalam polarisasi kekuatan besar dunia.
Menjaga Marwah Diplomasi Indonesia
Pernyataan Mahfud MD menjadi pengingat bahwa politik luar negeri Indonesia memiliki karakter yang khas dan historis. Di tengah dinamika geopolitik yang kompleks, konsistensi pada prinsip bebas aktif dinilai menjadi kunci untuk menjaga marwah dan kredibilitas Indonesia di mata dunia.
Dengan eskalasi konflik yang belum menunjukkan tanda mereda, posisi Indonesia dalam percaturan global akan semakin diuji. Apakah tetap berpegang teguh pada prinsip bebas aktif atau terseret dalam kepentingan kekuatan besar, menjadi pertanyaan strategis yang kini mengemuka.
Artikel Terkait
IDF Aktifkan Pertahanan Udara, Puluhan Rudal Iran Menghantam Wilayah Israel
Wafat di Usia 90 Tahun, Intip Jejak Pengabdian Try Sutrisno di TNI dan Pemerintahan Indonesia
TV Nasional Iran IRIB Diretas? Tiba-Tiba Tayangkan Pidato Trump dan Netanyahu di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Prabowo Jadi Inspektur Upacara, Pimpin Prosesi Pemakaman Almarhum Try Sutrisno dengan Khidmat
Pesan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Tewas dalam Serangan AS-Israel di Teheran