Enam Rumah Warga Terdampak Longsor di Bantaran Kali Bekasi, Pemerintah Diminta Bangun Tanggul

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:17 WIB
Menyoroti insiden viral terkait bencana longsor yang terjadi di bantaran sungai Tambun Utara, Bekasi.  (Instagram.com/@infobekasi)
Menyoroti insiden viral terkait bencana longsor yang terjadi di bantaran sungai Tambun Utara, Bekasi. (Instagram.com/@infobekasi)

INSIBERNEWS - Kabupaten Bekasi kembali dilanda bencana alam. Kali ini, tanah longsor terjadi di kawasan bantaran Kali Bekasi, tepatnya di Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara.

Peristiwa tersebut menambah daftar bencana di wilayah Bekasi setelah sebelumnya sejumlah titik sempat terendam banjir.

Informasi longsor ini pertama kali beredar melalui unggahan akun Instagram @infobekasi pada Sabtu, 31 Januari 2026. Dalam unggahan tersebut terlihat jelas kondisi tanah di bantaran sungai yang ambles dan menggerus area permukiman warga.

Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, sedikitnya enam rumah warga terdampak akibat peristiwa longsor tersebut. Kerusakan terjadi secara bertahap, seiring pergerakan tanah yang terus mendekati permukiman.

Baca Juga: Sumur Bor Rampung di 16 Lokasi, Warga Terdampak Bencana di Sumbar Kembali Akses Air Bersih

“Awalnya jarak antara rumah warga dengan bantaran Kali Bekasi sekitar 12 meter. Namun perlahan tanah mengalami pergeseran hingga akhirnya longsor,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Kondisi Rumah Warga Memprihatinkan
Meski tidak berada di wilayah dengan kontur tanah tinggi, bantaran Kali Bekasi ternyata menyimpan potensi kerawanan yang cukup besar. Akibat longsor, beberapa rumah mengalami kerusakan parah.

Bahkan, terdapat rumah yang kini hanya menyisakan satu ruangan kamar, sementara bangunan lainnya nyaris rata dengan tanah. Ada pula rumah yang hanya menyisakan dinding depan yang masih berdiri.

Baca Juga: Iran dan AS Kembali Memanas, Teheran Siap Negosiasi Asalkan Tanpa Ancaman

“Ada rumah yang tinggal satu ruangan, bahkan ada yang cuma tersisa tembok depan,” tulis akun tersebut.

Warga Khawatir Longsor Susulan
Kondisi ini membuat warga sekitar diliputi rasa cemas akan kemungkinan terjadinya longsor susulan. Terlebih, struktur tanah di bantaran sungai dinilai masih labil, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Sebagai langkah antisipasi, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan melakukan penguatan bantaran sungai, salah satunya melalui pembangunan tanggul di titik-titik rawan longsor.

“Warga berharap ada langkah pencegahan dari pemerintah, seperti pembangunan tanggul agar longsor tidak semakin meluas,” lanjut keterangan tersebut.

Baca Juga: Suara Warga Cisarua usai Longsor: Petani Jangan Terus Disudutkan, Ini Soal Krisis Iklim!

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X