INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan akan kembali melakukan perombakan di lingkungan Kementerian Keuangan. Kali ini, rotasi menyasar Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan dijadwalkan berlangsung pada pekan depan sebagai bagian dari agenda pembenahan internal.
Langkah ini merupakan lanjutan dari kebijakan serupa yang lebih dulu dilakukan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Sebelumnya, sebanyak 31 pegawai Bea Cukai telah dimutasi untuk memperkuat pengawasan dan menutup celah-celah kebocoran penerimaan negara.
Baca Juga: Wisata Berujung Petaka, Kemlu RI Ungkap Kronologi Kecelakaan WNI di Norwegia yang Tewaskan Dua Orang
Menurut Purbaya, skala rotasi di DJP akan jauh lebih besar. Ia menyebut sekitar 70 pejabat pajak akan diputar posisinya ke berbagai wilayah dan unit kerja, menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan hasil evaluasi kinerja.
"Besok pajak ada sekitar 70 orang saya putar. Kemarin Bea Cukai sudah saya ganti 30-an orang," ujar Purbaya.
Ia menegaskan, rotasi ini bukan sekadar penyegaran jabatan. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan integritas aparatur pajak tetap terjaga, mengingat DJP memegang peran vital dalam mengamankan penerimaan negara.
Baca Juga: Pertemuan Keir Starmer dan Xi Jinping Disorot Trump, Inggris Dianggap Ambil Risiko Besar
"Yang ketahuan main-main, yang bikin bocor penerimaan, akan saya pindahkan ke tempat yang lebih sepi," tegasnya.
Kebijakan ini, lanjut Purbaya, merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam melakukan perbaikan menyeluruh di sektor perpajakan dan kepabeanan. Ia tidak ingin ada ruang kompromi bagi praktik-praktik yang merugikan negara.
Perombakan besar-besaran ini juga sejalan dengan upaya reformasi birokrasi yang terus didorong Kementerian Keuangan, terutama dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi pengelola keuangan negara.
Baca Juga: Polemik Penetapan Tersangka Hogi Minaya Berujung Penonaktifan Kapolresta Sleman
Di tengah tantangan penerimaan negara yang semakin kompleks, DJP dituntut bekerja lebih profesional dan berintegritas. Rotasi jabatan diharapkan mampu memutus mata rantai praktik tidak sehat sekaligus mendorong kinerja yang lebih optimal di lapangan.
Purbaya menegaskan, langkah tegas ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan setiap rupiah hak negara benar-benar masuk ke kas negara tanpa kebocoran sedikit pun.***
Artikel Terkait
Siang Bolong di Boyolali Berujung Duka, Bocah 6 Tahun Tewas dalam Aksi Perampokan Sadis
Wamenkomdigi Dorong Verifikasi Usia Ketat, Platform Digital Diminta Lebih Serius Lindungi Anak
Penentuan Awal Puasa 1447 H, Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari 2026
Puluhan Ambulans Dikerahkan, 118 Siswa SMAN 2 Kudus Dirawat Usai Diduga Keracunan MBG
Kasus Kuota Haji Masuk Babak Serius, KPK Pastikan Tersangka Segera Dibawa ke Pengadilan
Menkeu Nilai Mundurnya Dirut BEI Jadi Angin Segar Pasar: 'Saya Malah Untung Kalau Dia Mundur'
Polemik Penetapan Tersangka Hogi Minaya Berujung Penonaktifan Kapolresta Sleman
Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan Massal MBG, Sekolah Ungkap Kronologi Lengkap
Pertemuan Keir Starmer dan Xi Jinping Disorot Trump, Inggris Dianggap Ambil Risiko Besar
Wisata Berujung Petaka, Kemlu RI Ungkap Kronologi Kecelakaan WNI di Norwegia yang Tewaskan Dua Orang