INSIBERNEWS - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan kronologi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) di Norwegia dan mengakibatkan dua warga negara setempat meninggal dunia.
Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa informasi terkait insiden tersebut diterima melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo. Peristiwa kecelakaan terjadi pada 27 Januari 2026 di wilayah Hardstad, sekitar 1.500 kilometer dari ibu kota Norwegia.
Menurut Heni, kecelakaan itu melibatkan empat WNI yang sedang melakukan perjalanan wisata di kawasan utara Norwegia. Saat kejadian, keempatnya tengah menempuh perjalanan darat menggunakan mobil sewaan dari Tromso menuju kawasan wisata Lofoten.
Baca Juga: Penentuan Awal Puasa 1447 H, Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari 2026
“Mobil yang dikemudikan WNI mengalami selip akibat kondisi jalan, kemudian berpindah jalur dan bertabrakan dengan kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan,” ujar Heni saat dikonfirmasi, Jumat (30/1).
Akibat kecelakaan tersebut, dua warga negara Norwegia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu penumpang lainnya mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Heni menambahkan, KBRI Oslo telah berkoordinasi dengan kepolisian Norwegia yang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Satu WNI yang mengemudikan kendaraan saat kejadian kini berada dalam tahanan pihak kepolisian setempat dan telah mendapatkan pendampingan hukum berupa pengacara,” jelasnya.
Adapun tiga WNI lainnya dilaporkan selamat. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, sementara satu orang lainnya diperkirakan akan segera menyusul keluar dalam waktu dekat.
Kemlu RI memastikan KBRI Oslo akan terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Norwegia serta para WNI yang terlibat guna memantau perkembangan kasus dan memberikan perlindungan serta pendampingan yang diperlukan.
Artikel Terkait
Muhammadiyah Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tak Sejalan dengan Semangat Reformasi
Siang Bolong di Boyolali Berujung Duka, Bocah 6 Tahun Tewas dalam Aksi Perampokan Sadis
Puluhan Ambulans Dikerahkan, 118 Siswa SMAN 2 Kudus Dirawat Usai Diduga Keracunan MBG
Menkeu Nilai Mundurnya Dirut BEI Jadi Angin Segar Pasar: 'Saya Malah Untung Kalau Dia Mundur'
Polemik Penetapan Tersangka Hogi Minaya Berujung Penonaktifan Kapolresta Sleman
Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan Massal MBG, Sekolah Ungkap Kronologi Lengkap
Pertemuan Keir Starmer dan Xi Jinping Disorot Trump, Inggris Dianggap Ambil Risiko Besar