INSIBERNEWS - Seorang petugas satuan pengamanan sekolah di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang siswa. Peristiwa ini terjadi di lingkungan SMP Negeri 01 Baebunta pada Senin, 26 Januari 2026, dan belakangan viral di media sosial.
Korban diketahui bernama Arfan Lidman, satpam sekolah yang sehari-hari bertugas menjaga ketertiban lingkungan pendidikan tersebut. Akibat kejadian itu, Arfan mengalami luka sobek di bagian kening kanan serta lebam di sejumlah area wajah.
Baca Juga: Hujan Deras dan Kiriman Air, Banjir Kembali Rendam Tujuh Kecamatan di Bekasi
Insiden bermula ketika Arfan menegur sekelompok siswa yang dicurigai hendak meninggalkan sekolah saat jam pelajaran masih berlangsung. Teguran tersebut rupanya memicu emosi salah satu siswa.
Kasat Reskrim Polres Luwu Utara AKP Andi Kadek menjelaskan, pelaku yang berinisial YM tidak menerima teguran tersebut dan kemudian mendatangi korban.
“Kasus ini berawal saat korban menegur para siswa yang diduga hendak bolos. Pelaku YM yang tidak terima ditegur, langsung mendatangi satpam sekolah yang berada di ruang guru dan melakukan penganiayaan,” ujar Andi Kadek, Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: Bus Karyawan Tambang Terlibat Kecelakaan Maut di Kutai Timur, Satu Pengendara Motor Tewas
Penganiayaan tersebut terjadi di dalam area sekolah, tepatnya di sekitar ruang guru. Sejumlah saksi disebut sempat berupaya melerai, namun korban sudah terlanjur mengalami luka cukup serius.
Arfan kemudian mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dideritanya. Kondisinya dilaporkan stabil, meski masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Mengingat pelaku masih berstatus pelajar, penanganan perkara dilakukan dengan prosedur khusus.
Baca Juga: Resmi Digugat Cerai Boiyen, Pengacara Rully Anggi Bantah Pisah Gegara Isu Penipuan
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Luwu Utara. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua untuk mendalami latar belakang kejadian.
Peristiwa ini memicu keprihatinan publik dan menjadi pengingat pentingnya pembinaan karakter serta penguatan budaya disiplin dan saling menghormati di lingkungan sekolah.***
Artikel Terkait
Maarten Paes Resmi Merapat ke Ajax Amsterdam, Kontrak Panjang hingga 2029
Presiden Prabowo Berikan Arahan untuk Dewan Energi: Hindari Impor BBM hingga Swasembada Energi
Prabowo Rem Sawah Beralih Fungsi jadi Perumahan, Negara Tak Mau Kehilangan Lumbung Pangan
36 Pejabat Kemenkeu Dirotasi, Purbaya Gaspol Transformasi Birokrasi
Pajak E-Commerce Belum Digaspol, Purbaya Tunggu Ekonomi Benar-Benar Kuat
Resmi Digugat Cerai Boiyen, Pengacara Rully Anggi Bantah Pisah Gegara Isu Penipuan
WhatsApp Tambah Mode Keamanan Ketat Anti Siber, Akun Pengguna Kini Lebih Terlindungi
Bus Karyawan Tambang Terlibat Kecelakaan Maut di Kutai Timur, Satu Pengendara Motor Tewas
Liverpool Mengamuk di Anfield, Tiket 16 Besar Liga Champions Berhasil Diamankan
Hujan Deras dan Kiriman Air, Banjir Kembali Rendam Tujuh Kecamatan di Bekasi