Bus Karyawan Tambang Terlibat Kecelakaan Maut di Kutai Timur, Satu Pengendara Motor Tewas

Photo Author
- Kamis, 29 Januari 2026 | 11:21 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : Dok. Polda DIY)
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : Dok. Polda DIY)

INSIBERNEWS - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu malam, 28 Januari 2026. Sebuah bus karyawan perusahaan tambang batu bara terlibat insiden maut yang menewaskan seorang warga di lokasi kejadian.

Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 20.15 WITA di Jalan Yos Sudarso IV Road 9, tepatnya tak jauh setelah Kantor PMI Kecamatan Sangatta Utara. Lokasi tersebut dikenal sebagai jalur padat kendaraan, terutama pada malam hari.

Baca Juga: WhatsApp Tambah Mode Keamanan Ketat Anti Siber, Akun Pengguna Kini Lebih Terlindungi

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat kepolisian.

“Begitu menerima laporan melalui Call Center 110, personel Polres Kutim segera bergerak cepat ke TKP untuk memberikan bantuan penanganan awal serta mengevakuasi korban,” ujar Fauzan, dikutip Kamis (29/1/2027).

Kecelakaan ini melibatkan satu unit bus operasional PT Kaltim Prima Coal (KPC) jenis Mercedes Benz warna putih dengan nomor polisi L-7646-UA. Kendaraan besar tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Mio 125 yang dikendarai korban.

Baca Juga: Resmi Digugat Cerai Boiyen, Pengacara Rully Anggi Bantah Pisah Gegara Isu Penipuan

Akibat benturan keras, pengendara motor berinisial A (25) meninggal dunia di tempat. Korban mengalami luka berat di bagian dada dan leher setelah tubuhnya terjatuh dan masuk ke kolong bus.

Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan, bus yang dikemudikan Abdul Asis melaju dari arah Bengalon dengan kecepatan sedang. Pada saat bersamaan, sepeda motor korban datang dari sisi kiri bus dengan kecepatan relatif tinggi.

Baca Juga: Prabowo Rem Sawah Beralih Fungsi jadi Perumahan, Negara Tak Mau Kehilangan Lumbung Pangan

Korban diduga kehilangan kendali saat berusaha menghindari lubang cukup besar di badan jalan. Manuver mendadak tersebut membuat motor oleng, hingga korban terjatuh ke jalur bus dan tak sempat menghindari benturan.

Fauzan menambahkan, kondisi jalan di lokasi kejadian terbilang sempit dan dipenuhi lubang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya pada malam hari dengan jarak pandang terbatas.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh petugas kepolisian dan tim medis ke RSUD Kudungga Sangatta untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dan mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X