Baca Juga: BGN Kecam Penghentian MBG di Lampung, Kritik Orang Tua Tak Boleh Dibalas Hukuman ke Siswa
Selain faktor domestik, penguatan ini juga dipicu oleh aliran modal masuk (capital inflow) ke pasar obligasi dan saham dalam negeri. Para investor global tampaknya mulai melihat Indonesia sebagai pelabuhan yang aman (safe haven) di kawasan Asia Tenggara, terutama dengan komitmen transparansi yang terus ditegaskan oleh para pemangku kebijakan fiskal dan moneter.
Ke depan, koordinasi di bawah payung Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus diperketat guna mengantisipasi risiko tak terduga dari kebijakan ekonomi negara-negara maju. Purbaya optimis bahwa dengan koordinasi yang solid dan kompetensi BI yang mumpuni, posisi mata uang kita akan tetap terjaga kekuatannya hingga akhir tahun nanti.***
Artikel Terkait
Unggahan Beby Prisillia Jadi Sorotan, Onadio Leonardo Dikabarkan Resmi Keluar Rehabilitasi
Sudah Ikut Pelatihan, Chiki Fawzi Ungkap Kekecewaan Tiba-Tiba Batal Jadi Petugas Haji 2026
Terancam Hukum, Sydney Sweeney Kembali Kontroversial Gegara Gantung Bra di Hollywood Sign
Cole Palmer ke Manchester United? Pelatih Chelsea Beri Bantahan Tegas: Dia Bagian Penting Proyek Jangka Panjang
Disalip Chelsea! Manchester United Gagal Gaet Bintang Muda Sheffield Wednesday, Yisa Alao
Fiki Naki Umumkan Kehamilan Pertama Sang Istri, Tinandrose: 'Dari Dua, Akan Segera Menjadi Tiga'
Jam Kiamat Makin Dekat! Dunia Kini Tinggal 85 Detik dari Tengah Malam
Survei Ungkap 71,9 Persen Suara Publik, Polri Dinilai Tetap Ideal di Bawah Presiden Dibandingkan Kementerian
Iran Tutup Sebagian Ruang Udara Dekat Selat Hormuz, Sinyal Kesiapan Militer di Tengah Panasnya Kawasan
Babak Baru Bursa Efek Indonesia: OJK Pacu Transformasi Menuju Standar Global di Semester I 2026