Klaim Bisa Hemat 46 Persen, Ahok Bongkar ‘Permainan’ Pengadaan di Pertamina dan Alasan Mundur dari Jabatannya

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 27 Januari 2026 | 19:59 WIB
Klaim Bisa Hemat 46 Persen, Ahok Bongkar ‘Permainan’ Pengadaan di Pertamina dan Alasan Mundur dari Jabatannya (Istimewa)
Klaim Bisa Hemat 46 Persen, Ahok Bongkar ‘Permainan’ Pengadaan di Pertamina dan Alasan Mundur dari Jabatannya (Istimewa)

“Itu juga ada penyimpangan harga pengadaan itu barang sama, ganti nama, bisa berbeda, semua kami periksa," jelas Ahok.

“Makanya saya sampaikan kalau sistem procurement kita perbaiki di RKAP 2024 direksi tanda tangan semua, itu kita ada penghematan 46 persen," imbuhnya.

Menurut Ahok, penyimpangan tersebut membuat biaya pengadaan menjadi tidak wajar dan terlalu mahal.

Baca Juga: KPK Balas Sindiran Noel soal OTT, Minta Fokus Hadapi Sidang dan Hentikan Manuver

Jaksa juga mendalami langkah yang diambil Dewan Komisaris atas temuan tersebut. Ahok menyatakan, pihaknya sempat memberikan rekomendasi tegas berupa pemecatan direksi jika terbukti melakukan penyimpangan serius.

“Rekomendasi kami jelas, pecat direksinya. Kalau ada kasus, harus ditindak,” tegas Ahok.

Alasan Ahok Mundur dari Jabatan Komut Pertamina
Dalam sidang yang sama, Ahok turut menjelaskan alasan dirinya mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama Pertamina pada Januari 2024. Ia mengaku mundur setelah rampung menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024.

Baca Juga: DPR Restui Thomas Djiwandono ke BI, Janji Jaga Independensi Jadi Taruhan

“Sebenarnya saya berniat mundur Desember 2023, tapi pengesahan RKAP oleh RUPS baru dilakukan Januari. Setelah itu selesai, saya langsung mengundurkan diri,” ujar Ahok.

Ia menambahkan, sebelum mundur, dirinya telah meninggalkan catatan penting terkait sistem pengadaan baru yang diyakini mampu memberikan efisiensi besar bagi Pertamina.

Namun, Ahok menegaskan bahwa keputusan mundurnya juga dipicu oleh perbedaan pandangan politik dengan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Intim dan Romantis, Pernikahan Ranty Maria Rayn Wijaya di Bali Curi Perhatian

“Saya keluar karena alasan politik. Ada perbedaan pandangan dengan Presiden,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X