INSIBERNEWS — Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (21/1) menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan sekaligus bertemu dengan Raja Inggris Charles III di Lancaster House, London.
Prabowo tiba sekitar pukul 10 waktu setempat dan disambut oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo serta Menteri Kesetaraan Inggris Seema Malhotra.
Setibanya di lokasi, Prabowo menerima penghormatan dari pasukan jajar kehormatan yang berjaga di sisi pintu masuk sebelum bertemu Raja Charles III di ruang makan kenegaraan. Keduanya kemudian melakukan pertemuan singkat sebelum memasuki rangkaian utama acara.
Baca Juga: Jabatan Desa Diperdagangkan, KPK Temukan Rp2,6 Miliar dalam Karung di Pati
Dalam forum tersebut, Prabowo dan Raja Charles menerima pemaparan mengenai Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan yang disampaikan oleh CEO Circular Bioeconomy Alliance, Marc Palahi.
Usai pemaparan, keduanya berinteraksi dengan sejumlah pengusaha dan filantropi lingkungan yang tergabung dalam UK–Indonesia Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI). Prabowo dan Raja Charles tampak berjalan beriringan, berbincang dengan para undangan sambil menikmati secangkir teh.
Kehadiran Prabowo dalam forum ini menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang pelestarian satwa liar dan konservasi lingkungan.
Baca Juga: BRI Dinobatkan The Banker Sebagai Bank of The Year 2025, Arah Baru Transformasi Diapresiasi Global
Konservasi Gajah Peusangan merupakan program kolaborasi antara pemerintah Indonesia, WWF Indonesia, serta berbagai mitra, termasuk pemerintah Inggris, yang bertujuan melindungi keberadaan gajah Sumatra.
Program ini diarahkan untuk membangun koridor satwa liar yang aman, memitigasi konflik manusia dan gajah, serta menjaga habitat penting yang tersisa bagi gajah Sumatra. Pendekatan konservasi ini juga mendukung rehabilitasi hutan dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat lokal.
Pertemuan antara Prabowo dan Raja Charles menjadi simbol kuat dukungan politik dan moral terhadap upaya konservasi Gajah Peusangan, sekaligus memperkuat kemitraan internasional dalam pelestarian keanekaragaman hayati.
Artikel Terkait
Ratusan Sekolah Direhab, Gubernur Andi Sudirman Perkuat Fondasi Pendidikan Sulsel
Di Hadapan Ulama Dunia, Menag Nasaruddin Tegaskan Merusak Alam Bukan Bagian dari Ibadah
Kasus Razia Rambut Berujung Hukum, Guru Honorer Jambi Mengadu ke DPR RI: 'Jika Tak Bisa Mengajar Lagi, Saya Ikhlas'
Mendikdasmen Luruskan Peran TKA, Bukan Penentu Tunggal Masuk PTN
Selain Pendidikan, Sekjen Kemensos Ungkap Permasalahan Kesehatan Kerap Dialami Calon Siswa Sekolah Rakyat saat Cek Kesehatan
Cuaca Ekstrem di Karanganyar Jateng, Pasar Karangpandan Diterjang Puting Beliung hingga Dagangan Pedagang Sempat Beterbangan