INSIBERNEWS - Donald Trump kembali melontarkan kritik tajam kepada para pemimpin Eropa Barat. Mantan Presiden Amerika Serikat itu menilai Eropa seharusnya lebih serius memprioritaskan konflik Rusia–Ukraina, ketimbang mempermasalahkan ambisi Washington terhadap Greenland.
Dalam wawancara dengan NBC News, Trump secara terbuka menyayangkan sikap sejumlah negara Eropa Barat yang menentang rencana Amerika Serikat terkait Greenland. Menurutnya, penolakan tersebut tidak tepat sasaran, mengingat Eropa saat ini justru berada di tengah ancaman keamanan yang jauh lebih nyata.
Baca Juga: Alami Rem Blong, 3 Truk Muatan Sapi, Padi dan Pepaya Tabrakan di Jalinsum, 1 Orang Tewas
Trump menegaskan, perang Rusia–Ukraina memiliki dampak langsung terhadap stabilitas kawasan Eropa. Konflik berkepanjangan itu, kata dia, bukan hanya soal Ukraina, tetapi juga menyangkut keamanan energi, ekonomi, dan pertahanan negara-negara Eropa secara keseluruhan.
“Bukan Greenland,” ujarnya tegas.
Trump menambahkan, perhatian dan energi para pemimpin Eropa seharusnya diarahkan untuk memastikan konflik di Ukraina tidak meluas dan semakin mengancam kawasan. Ia menilai perdebatan mengenai Greenland justru mengalihkan fokus dari persoalan yang lebih mendesak.
Baca Juga: Dana Tak Jadi Dipangkas, Aceh hingga Sumbar Dapat Relaksasi TKD untuk Percepat Pemulihan Bencana
Isu Greenland sendiri kembali mencuat setelah Trump, dalam beberapa kesempatan, menyinggung kepentingan strategis Amerika Serikat terhadap wilayah otonom Denmark tersebut. Greenland dinilai memiliki posisi geopolitik penting di kawasan Arktik serta potensi sumber daya alam yang besar.
Menurut Trump, kepentingan Amerika Serikat di Greenland berkaitan langsung dengan keamanan nasional, terutama di tengah meningkatnya persaingan global dan aktivitas negara-negara besar di wilayah Arktik. Ia menilai langkah AS dalam menjaga kepentingan strategisnya adalah hal yang wajar.
Baca Juga: Anggaran MBG Tembus Rp17 Triliun, Program Makan Gratis Jangkau Puluhan Juta Warga
Di sisi lain, sejumlah pemimpin Eropa Barat sebelumnya menyatakan keberatan atas wacana tersebut. Mereka menilai isu kedaulatan dan stabilitas kawasan Arktik tidak bisa dipandang sebelah mata, serta perlu melibatkan dialog internasional yang lebih luas.
Namun bagi Trump, sikap itu dinilai kurang proporsional. Ia kembali menekankan bahwa Eropa saat ini menghadapi tantangan keamanan paling serius sejak Perang Dunia II, sehingga fokus utama seharusnya tetap pada upaya menghentikan perang di Ukraina dan menjaga stabilitas regional.
Pernyataan Trump ini menambah daftar panjang komentarnya yang kerap memicu perdebatan di panggung internasional, terutama terkait peran Amerika Serikat dan Eropa dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang terus berubah.***
Artikel Terkait
Pemprov DKI Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Fokuskan Siswa pada Proses Belajar
BYD Di-Space Zhengzhou, Museum NEV Pertama di Tiongkok yang Menggabungkan Edukasi dan Pengalaman Imersif
Tragis! Pelajar SMK Tewas Tertabrak Kereta di Sinaksak, Polisi Dalami Penyebab Insiden
Dokter Spesialis di Daerah Tertinggal Bakal Dapat Tunjangan Sebesar Rp30 Juta per Bulan
Anggaran MBG Tembus Rp17 Triliun, Program Makan Gratis Jangkau Puluhan Juta Warga
KBRI Phnom Penh Tangani Ratusan WNI Usai Penangkapan Sindikat Penipuan Online di Kamboja
Jasad Pramugari Korban Kecelakaan Pesawat ATR Ditemukan di Jurang Bulusaraung, Evakuasi Tertunda Cuaca Buruk
Bukan di Pati, Begini Alasan KPK Pilih Kudus untuk Periksa Bupati Sudewo
Dana Tak Jadi Dipangkas, Aceh hingga Sumbar Dapat Relaksasi TKD untuk Percepat Pemulihan Bencana
Alami Rem Blong, 3 Truk Muatan Sapi, Padi dan Pepaya Tabrakan di Jalinsum, 1 Orang Tewas