INSIBERNEWS - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit yang muncul di tengah cuaca ekstrem. Fokus utama diarahkan pada Demam Berdarah Dengue (DBD) serta ancaman penyakit pernapasan yang dikenal sebagai super flu.
Pramono menilai curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir berpotensi memicu masalah kesehatan, terutama di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Genangan air yang muncul akibat hujan deras dinilai menjadi faktor utama meningkatnya risiko penularan DBD.
Baca Juga: Tak Disangka, Tidur Terang-Terangan Picu Penyakit Jantung, Ini Fakta Ilmiahnya!
“Tetapi memang untuk DB, selalu beberapa daerah, terutama di Barat dan Utara, kalau dengan curah hujan seperti ini pasti ada peningkatan yang terkena,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, Pramono memastikan hingga kini belum ditemukan laporan kasus super flu di Ibu Kota. Ia menyebut kondisi tersebut patut disyukuri, namun tetap meminta jajaran kesehatan untuk tidak lengah.
“Alhamdulillah hal yang berkaitan dengan super flu sampai hari ini belum ada yang terkena di Jakarta,” ujarnya.
Baca Juga: FIFA Series Jadi Panggung Uji Nyali Timnas, Erick Thohir Optimistis Era Baru Garuda
Ia menambahkan, pemerintah provinsi telah memberikan instruksi khusus agar pemantauan dilakukan secara rutin dan terukur. Dinas Kesehatan diminta menjadikan DBD dan super flu sebagai dua fokus utama dalam upaya pencegahan.
“Saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk selalu memantau dua hal, satu yang berkaitan dengan super flu dan satu lagi yang berkaitan dengan DB,” lanjut Pramono.
Mantan Sekretaris Kabinet itu juga menegaskan bahwa seluruh fasilitas layanan kesehatan di Jakarta berada dalam kondisi siaga. Mulai dari puskesmas, rumah sakit daerah, hingga rumah sakit rujukan nasional diminta siap menangani lonjakan pasien jika diperlukan.
Baca Juga: SBY Peringatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Minta Dunia Bergerak Sebelum Terlambat
Pramono memastikan sistem rujukan penanganan DBD di Jakarta sudah berjalan dengan baik dan terintegrasi. Ia meminta masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Selain itu, warga diimbau aktif melakukan langkah pencegahan, seperti pemberantasan sarang nyamuk, menjaga kebersihan saluran air, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam tinggi atau gangguan pernapasan.***
Artikel Terkait
OTT KPK di Pati, Bupati Sudewo Diamankan dan Diperiksa Intensif
Struktur Cukai Rokok Bakal Dirombak, Kemenkeu Siapkan Lapisan Tarif Baru
Tak Sejalan dengan PBB, Prancis Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump
Belanja AI Global Melejit, Industri Teknologi Siap Kucurkan Triliunan Dolar hingga 2027
LHKPN Wali Kota Madiun Disorot Usai OTT KPK, Harta Rp16,9 Miliar Jadi Perhatian
BPOM Temukan BPA pada Galon Isi Ulang, Konsumen Diimbau KKI untuk Waspada
Noel Tak Lagi Bicara Amnesti, Sindir Komentar Sinis Jubir KPK Usai Sidang Dakwaan
SBY Peringatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Minta Dunia Bergerak Sebelum Terlambat
FIFA Series Jadi Panggung Uji Nyali Timnas, Erick Thohir Optimistis Era Baru Garuda
Tak Disangka, Tidur Terang-Terangan Picu Penyakit Jantung, Ini Fakta Ilmiahnya!