INSIBERNEWS - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai FIFA Series 2026 akan menjadi momen penting bagi perkembangan tim nasional Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih kepala anyar, John Herdman. Turnamen ini disebut sebagai fondasi awal pembentukan karakter dan kualitas tim Garuda ke depan.
Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah FIFA Series pada Maret mendatang. Dalam ajang tersebut, timnas akan menghadapi tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria dari Eropa, Kepulauan Solomon dari Oseania, serta Saint Kitts dan Nevis yang mewakili kawasan Karibia.
Baca Juga: SBY Peringatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Minta Dunia Bergerak Sebelum Terlambat
Erick menyebut, kehadiran tim-tim dengan latar belakang sepak bola yang beragam memberikan tantangan tersendiri bagi skuad Merah Putih. Menurutnya, variasi gaya bermain menjadi elemen penting dalam proses pematangan tim.
“Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim,” ujar Erick, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin.
Ia menambahkan, FIFA Series bukan sekadar rangkaian laga uji coba biasa. Turnamen ini dinilai mampu membentuk mental bertanding serta meningkatkan kualitas permainan pemain Indonesia di level internasional.
Baca Juga: Noel Tak Lagi Bicara Amnesti, Sindir Komentar Sinis Jubir KPK Usai Sidang Dakwaan
Erick menegaskan, ajang ini juga menjadi kesempatan emas bagi John Herdman untuk mulai menanamkan filosofi permainan dan membangun kerangka tim yang solid sejak awal masa kepelatihannya.
“Di FIFA Series ini, mental dan kualitas tim akan dibangun. Ini bagian dari persiapan panjang menghadapi agenda besar ke depan,” katanya.
Sejumlah agenda penting memang sudah menanti timnas Indonesia, mulai dari ASEAN Cup, Piala Asia 2027, hingga rangkaian Kualifikasi Piala Dunia 2030. Karena itu, Erick menilai setiap laga di FIFA Series memiliki nilai strategis.
Baca Juga: BPOM Temukan BPA pada Galon Isi Ulang, Konsumen Diimbau KKI untuk Waspada
Dari sisi lawan, Bulgaria menjadi tim dengan peringkat FIFA tertinggi di antara peserta, yakni peringkat 88 dunia. Negara asal legenda Manchester United Dimitar Berbatov itu memiliki sejarah panjang di Piala Dunia, termasuk finis di posisi keempat pada edisi 1994 di Amerika Serikat.
Sementara itu, Indonesia saat ini menempati peringkat 122 dunia. Posisi tersebut berada di atas Kepulauan Solomon yang berada di peringkat 152 dan Saint Kitts dan Nevis yang menempati peringkat 155 FIFA.
Baca Juga: Tak Sejalan dengan PBB, Prancis Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump
Artikel Terkait
Dikabarkan Tiba Senin Depan, John Herdman Bakal Datang Sendiri Tanpa Asisten Asing, Langkah Serius?
Di Balik Kemenangan Persib lawan Persija, Thom Haye Soroti Sisi Gelap Sepak Bola Tanah Air
Perkenalan John Herdman Diundur Sehari, Sosok Pelatih Baru Timnas Indonesia Ini Dianggap Mirip Pep Guardiola
Alasan Di Balik John Herdman Mau Jadi Pelatih Timnas, Visi Jelas hingga Kualitas Pemain jadi Daya Pikatnya
Indonesia Masters 2026 Kembali ke Istora, Bukan Sekadar Turnamen tapi Panggung Kebanggaan Bulu Tangkis Nasional
John Herdman Punya Rencana Besar untuk Timnas Indonesia, Ini Bocorannya
John Herdman Bebas Pilih Tandem Lokal, PSSI Tegaskan Tak Ikut Campur
John Herdman Dorong Rizky Ridho Naik Kelas, Sinyal Kuat Menuju Panggung Internasional
Alasan di Balik Penunjukan Michael Carrick jadi Pelatih Baru, MU Cari Stabilitas di Tengah Musim Sulit
Alaeddine Ajaraie Resmi Bergabung, Persija Tambah Opsi di Putaran Kedua