INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Jawa Tengah. Kali ini, penyelidikan tertutup dilakukan di Kabupaten Pati dan menyeret nama Bupati Pati, Sudewo, sebagai salah satu pihak yang diamankan oleh tim antirasuah.
Informasi tersebut dibenarkan KPK melalui juru bicaranya, Budi Prasetyo. Ia menyampaikan bahwa operasi itu dilakukan dalam rangka penegakan hukum atas dugaan tindak pidana korupsi yang masih dalam tahap pendalaman.
Sudewo diketahui langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan awal oleh penyidik KPK. Proses pemeriksaan tidak dilakukan di kantor KPK, melainkan dengan meminjam fasilitas ruangan di Polres Kudus guna kepentingan pemeriksaan cepat dan tertutup.
“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” ujar Budi Prasetyo.
Ia menjelaskan, saat ini pemeriksaan terhadap Sudewo masih berlangsung secara intensif. Selain Sudewo, terdapat sejumlah pihak lain yang turut diamankan, namun identitasnya belum diungkap ke publik.
“Saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim KPK di Polres Kudus,” lanjut Budi.
KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Dalam kurun waktu tersebut, penyidik akan mendalami peran masing-masing, termasuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara.
Budi menegaskan, belum dapat dipastikan apakah Sudewo akan ditetapkan sebagai tersangka atau hanya berstatus saksi. Seluruh keputusan, kata dia, akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara.
Baca Juga: Banjir Karangligar Karawang Capai 3 Meter, Rumah Panggung KDM hingga Sekolah Terendam
“Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik setelah proses pemeriksaan selesai dan status hukumnya ditentukan,” kata Budi.
OTT ini menambah daftar kepala daerah yang terseret operasi senyap KPK. Lembaga antirasuah menegaskan komitmennya untuk terus menindak praktik korupsi di daerah, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dan anggaran publik.***
Artikel Terkait
Sidang Perdana Kasus K3, Noel Klaim Bukan Aktor Utama dan Siap Bongkar Fakta di Pengadilan
California Buka Kawasan Alam 547 Hektare yang Tersembunyi Selama 100 Tahun
OTT KPK di Madiun, Wali Kota Maidi Turut Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR
Pemkot Jakbar Turun Tangan, Exit Tol Rawa Buaya Disterilkan dari Aksi 'Pak Ogah'
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Polisi, Arie Kriting Bicara Batas Komedi Agama, Mahfud MD: Tak Ada Dasar Hukum
Presiden Prabowo Tiba di Inggris untuk Bertemu Raja Charles III dan PM Starmer
TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan Timah Rp12,5 M di Perairan Bangka
Banjir Karangligar Karawang Capai 3 Meter, Rumah Panggung KDM hingga Sekolah Terendam
Diduga Menikah Lagi, Gubernur Aceh Muzakir Manaf Terekam Duduk di Pelaminan Bersama Pengusaha Malaysia
Isi Grup 'Mas Menteri Core Team' Dibongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Ungkap Arah Awal Kebijakan Nadiem