INSIBERNEWS - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menunda agenda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/1).
Penundaan ini dilakukan menyusul pertimbangan serius terkait situasi keamanan wilayah.
Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP yang juga menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, menjelaskan bahwa Wapres Gibran awalnya direncanakan terbang menuju Yahukimo menggunakan pesawat Hercules usai menyelesaikan kunjungannya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Baca Juga: Teguran Saat Banjir Berujung Kekerasan, Pasangan Muda Diduga Dianiaya Pemotor di Jakarta Utara
Namun, berdasarkan hasil pemantauan intelijen hingga pagi hari, pihak TNI menilai kondisi keamanan di Yahukimo belum memungkinkan untuk kunjungan pejabat negara setingkat wakil presiden.
“Dengan mempertimbangkan situasi keamanan yang berkembang di Yahukimo, saya menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk menunda kunjungan ke wilayah tersebut,” ujar Mayjen Amrin saat memberikan keterangan di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua.
Menurut Amrin, aparat keamanan mendeteksi adanya pergerakan kelompok-kelompok tidak bertanggung jawab yang berpotensi mengganggu stabilitas dan keselamatan VVIP.
Baca Juga: Airlangga Santai Hadapi Isu Tarif Trump, Nilai Dagang Indonesia–Iran Dinilai Tak Signifikan
Oleh karena itu, demi menjamin keamanan maksimal, kunjungan tersebut diputuskan untuk dijadwalkan ulang.
Meski demikian, Amrin menegaskan bahwa Wapres Gibran memiliki komitmen kuat untuk tetap mengunjungi Yahukimo di waktu mendatang. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung progres pembangunan serta memastikan program pemerintah pusat dan daerah berjalan optimal di wilayah Papua Pegunungan.
Sebelumnya, agenda kunjungan ke Yahukimo merupakan bagian dari rangkaian lawatan kerja Wapres di Tanah Papua. Pada Selasa (13/1), Gibran telah mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 serta Pasar Ikan di Kabupaten Biak Numfor.
Sementara itu, Sekretariat Wakil Presiden dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa kunjungan kerja Wapres ke Papua merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kehadiran negara di wilayah Papua.
Artikel Terkait
Airlangga Santai Hadapi Isu Tarif Trump, Nilai Dagang Indonesia–Iran Dinilai Tak Signifikan
Mantan Menkeu Sri Mulyani Terpilih Masuk Jajaran Direksi Gates Foundation
Peringatan Tegas untuk Petinggi BUMN, Prabowo: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja
Hadiri Peresmian RDMP Balikpapan, Pesan Presiden Prabowo ke Dirut Pertamina: Jangan Korupsi, Pecat yang Tidak Bagus!
Pembunuhan Terapis Spa Terkuak, Pelaku Diciduk Setelah Kuras Rekening Korban dan Kabur ke Banten
John Herdman Punya Rencana Besar untuk Timnas Indonesia, Ini Bocorannya