Prabowo Tegaskan Martabat Rakyat Kecil: Lebih Mulia dari Mereka yang Pintar tapi Korup

Photo Author
- Senin, 12 Januari 2026 | 15:54 WIB
Potret Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (Foto : instagram/presidenrepublikindonesia)
Potret Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (Foto : instagram/presidenrepublikindonesia)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto kembali menyampaikan pesan tegas soal nilai kejujuran dan martabat rakyat kecil saat meresmikan program Sekolah Rakyat di 166 titik di seluruh Indonesia.

Acara puncak peresmian itu dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026), dan dihadiri para siswa, tenaga pendidik, serta pejabat daerah.

Baca Juga: Heboh! Sinkhole di Sawah Sumbar, Warga Berbondong-bondong Ambil Air Meski Sudah Diperingatkan

Dalam pidatonya, Prabowo secara khusus menyapa para siswa Sekolah Rakyat yang berasal dari keluarga sederhana. Ia meminta mereka untuk tidak merasa minder atau malu dengan latar belakang orang tua yang bekerja sebagai buruh, petani, tukang, pemulung, hingga tukang becak.

"Anak-anakku semua, jangan pernah merasa rendah diri. Jangan pernah malu karena orang tuamu hanya buruh, petani miskin, tukang, pemulung, atau tukang becak," ujar Prabowo dengan nada penuh empati.

Menurut Prabowo, pekerjaan orang tua yang sederhana justru mencerminkan nilai kerja keras dan kejujuran. Ia menekankan bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh status sosial atau kekayaan, melainkan oleh integritas dan kontribusinya bagi sesama.

Baca Juga: Viral! Tour Guide Kalimantan Ungkap Rahasia Sungai Air Hitam, Indah Alami tapi Kini Terancam Tambang

Prabowo kemudian membandingkan ketulusan para pekerja kecil dengan perilaku koruptor yang memiliki pendidikan tinggi namun menyalahgunakan kepercayaan rakyat. Ia menilai tindakan korupsi sebagai bentuk pengkhianatan terhadap negara dan bangsa.

"Mereka jauh lebih mulia daripada orang-orang pintar yang justru korup, yang mengkhianati negara dan mengambil uang rakyat," tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa negara harus berdiri di pihak rakyat kecil. Program Sekolah Rakyat, menurutnya, dirancang untuk membuka akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: KUHP–KUHAP Baru Diklaim Jadi Tameng Kritik, DPR Janji Tak Ada Kriminalisasi

Ia berharap para siswa Sekolah Rakyat kelak tumbuh menjadi generasi yang berani, percaya diri, dan berpegang pada nilai kejujuran. Prabowo juga berpesan agar pendidikan tidak hanya mengejar kepintaran, tetapi juga membentuk karakter dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa.

"Bangsa ini tidak hanya butuh orang pintar, tapi orang jujur, orang yang setia pada rakyat dan negaranya," kata Prabowo.

Peresmian Sekolah Rakyat di ratusan titik ini menjadi salah satu langkah awal pemerintahan Prabowo dalam memperkuat pemerataan pendidikan. Pemerintah menargetkan program ini dapat menjadi fondasi lahirnya generasi baru yang cerdas, berkarakter, dan bebas dari budaya korupsi.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X