“Huntara memiliki fungsi penting sebagai tempat tinggal transisi yang aman, layak, dan manusiawi bagi masyarakat terdampak bencana. Melalui kontribusinya dalam pembangunan Huntara ini, BRI berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal sambil menunggu proses pembangunan hunian permanen,” ujar Dhanny.
Sebelumnya, BRI Group telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah Sumatera dengan dukungan 10 unit posko bencana. Bantuan yang disalurkan meliputi 6.500 paket makanan siap santap, 85.000 paket sembako, 950 paket survival kit, serta dukungan logistik berupa 600 unit hunian sementara (huntara), 10 tenda dan 1.680 unit kasur serta selimut.
Untuk mendukung aspek kesehatan dan sanitasi, BRI Group juga mendistribusikan 33 truk air bersih, 4.850 paket obat-obatan, dan 7.000 unit peralatan kebersihan, serta mengerahkan 5 unit perahu karet untuk menjangkau wilayah terdampak banjir. Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau 100.250 jiwa penerima manfaat.
Di samping itu, sejumlah posko bencana yang didirikan BRI juga dilengkapi dengan layanan kesehatan dasar, dapur umum, distribusi logistik, serta program Trauma Healing Anak yang dilaksanakan secara rutin bekerja sama dengan mitra komunitas.
Kehadiran posko ini diharapkan dapat menjadi pusat pemulihan terpadu bagi masyarakat, khususnya anak-anak, pada masa-masa krusial pascabencana.
Artikel Terkait
Jakarta Sambut Tahun Baru dengan Empati, Donasi Mengalir untuk Korban Bencana
Menkeu Purbaya Dihantui Angka APBN di Ujung Tahun, Penerimaan Negara Belum Sesuai Harapan
Bikin Geger ARMY! Seluruh Postingan Instagram Resmi BTS Dihapus, Sinyal Comeback?
Siapkan Ribuan Unit Rumah, Danantara Kebut Pembangunan Hunian untuk Korban Bencana
Evaluasi Layanan, Kapolri Imbau Polisi untuk Sigap Layani Aduan Masyarakat Tanpa Tunggu Viral
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Desa Segera Mendata Warga untuk Percepat Penyaluran Bantuan di Aceh
Danantara Tuai Apresiasi Prabowo, Bangun 600 Hunian Sementara untuk Warga Aceh Tamiang dalam Waktu Singkat