Detik-Detik Gedung Parkir Ambruk di Koja, 5 Kendaraan Ringsek Kena Reruntuhan

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 26 Desember 2025 | 11:07 WIB
Bangunan Parkir di Samping Pesantren Koja Ambruk (Foto : Dok. Istimewa)
Bangunan Parkir di Samping Pesantren Koja Ambruk (Foto : Dok. Istimewa)

INSIBERNEWS - Sebuah bangunan yang difungsikan sebagai tempat parkir kendaraan di Jalan Alur Laut, Gang Waru, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, roboh pada Kamis sore, 25 Desember 2025. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan sempat membuat warga sekitar panik.

Detik-detik runtuhnya bangunan itu terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi. Dalam rekaman terlihat struktur bangunan ambruk dalam hitungan detik, disusul debu tebal yang mengepul dan menutupi area sekitar.

Baca Juga: Banjir Bandang Datang Lagi, Permukiman Warga Maninjau Agam Kembali Terendam

Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, membenarkan bangunan yang runtuh merupakan lahan parkir kendaraan yang berada di samping sebuah pondok pesantren. Akses menuju area parkir tersebut memang melewati halaman Pondok Pesantren Missi Islam.

“Bangunan yang roboh ini adalah bangunan parkir kendaraan dan posisinya terpisah dari bangunan pesantren,” ujar Andry saat dikonfirmasi, Jumat, 26 Desember 2025.

“Aksesnya memang melalui area pesantren, tapi secara struktur berdiri sendiri.”

Baca Juga: Perketat Tata Kelola SDA, Pemerintah Cabut Izin Sawit dan Pemanfaatan Kayu

Akibat kejadian itu, sedikitnya empat unit mobil dan satu sepeda motor mengalami kerusakan parah. Kendaraan-kendaraan tersebut tertimpa beton dan atap bangunan yang runtuh, karena saat kejadian sedang terparkir di dalam area tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Andry memastikan seluruh warga sekitar, termasuk anak-anak yang terlihat bermain di area pesantren dalam rekaman CCTV, berhasil selamat dan tidak tertimpa reruntuhan.

“Anak-anak yang sempat terekam kamera berhasil menjauh sebelum bangunan runtuh,” kata Andry.

“Kami sudah memastikan tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia.”

Baca Juga: Perketat Tata Kelola SDA, Pemerintah Cabut Izin Sawit dan Pemanfaatan Kayu

Petugas kepolisian bersama warga setempat langsung melakukan pengamanan lokasi untuk mencegah warga mendekat. Garis polisi dipasang di sekitar bangunan roboh guna mengantisipasi kemungkinan runtuhan susulan.

Hingga kini, penyebab pasti ambruknya bangunan seluas sekitar 324 meter persegi tersebut masih dalam penyelidikan. Dugaan awal menyebutkan struktur tiang di lantai dasar tidak mampu menopang beban atap beton yang cukup berat.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X