INSIBERNEWS - Viral di media sosial (medsos), sebuah video sejumlah warga yang berlarian menuju daerah aliran sungai di Cirebon, Jawa Barat (Jabar).
Dalam video tersebut mereka nampak mengambil sejumlah barang-barang berharga yang diduga berasal dari gudang supermarket.
Diketahui, isi gudang di supermarket itu hanyut terbawa derasnya arus sungai setelah turunya hujan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga: Tak Hanya Cabe, Ferry Irwandi Soroti Komoditas Tani Lain untuk Bangkitkan Ekonomi Sumatera Pascabencana
"Detik-detik jebolnya isi gudang supermarket di Sumber, Cirebon," tulis akun Instagram @titikcirebon, pada Rabu, 24 Desember 2025.
"Barang hanyut diambil warga," lanjut postingan tersebut.
Tembok Supermarket Jebol Diterjang Banjir
Berdasarkan penuturan dalam postingan itu, tembok pada gudang supermarket tersebut jebol ke daerah aliran sungai.
Baca Juga: Ekonomi Lesu Picu Gelombang PHK, Menkeu Purbaya Yakin Tahun Depan Jadi Momentum Kebangkitan
Diketahui, gudang supermarket itu memang berada dekat dengan aliran sungai.
"Jebol diterjang banjir, diduga gudang yang dekat dengan aliran sungai dan intensitas hujan tinggi," ungkap postingan itu.
"Hal itu mengakibatkan tembok gudang tersebut jebol," terangnya.
Baca Juga: Tak Goyah Meski Didemo, Menkeu Purbaya Tegaskan Aturan Dana Desa Tak Akan Diubah!
Hingga kini, belum diketahui secara pasti ihwal kerugian akibat insiden tersebut.
Air Kiriman yang Luber di Cirebon
Berdasarkan penelusuran, hujan deras yang terjadi di Kecamatan Sumber, Cirebon, membuat debit air kiriman dari hulu menjadi tinggi, pada Selasa, 23 Desember 2025.
Diketahui, Air kiriman dari wilayah Kuningan yang meluber hingga merendam permukiman hampir satu meter.
Baca Juga: Ma’ruf Amin Resmi Mundur dari Wantim MUI, Buka Jalan Regenerasi Ulama
Kepanikan warga terekam saat banjir menerjang Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Derasnya air luapan sungai yang menerjang pemukiman warga ini bahkan menyebabkan gudang sebuah supermarket jebol.
Di sisi lain, sejumlah daerah terendam banjir, seperti di Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani.
Baca Juga: Amazon Ungkap Infiltrasi Pekerja IT Korut, Ribuan Akun Lamaran Kerja Diblokir
Pemerintah desa setempat mengimbau warganya untuk mengungsi, setelah debit air Sungai Cipager meningkat hingga akhirnya meluap ke pemukiman warga.
Hingga kini, sebagian warga telah mengungsi ke GOR di desa yang lebih aman.***
Artikel Terkait
Banjir Berulang di Sumatera, Negara Bongkar Dugaan Peran Korporasi di Balik Kerusakan Hutan
Prabowo Perintahkan Bereskan Kawasan Hutan dan Pertambangan: Penyimpangan Lama Tak Boleh Dibiarkan!
Satgas PKH Bergerak, Hutan Direbut Kembali dan Rp6 Triliun Masuk ke Kas Negara
Negara Tagih Tanggung Jawab, Puluhan Perusahaan Sawit dan Tambang Kena Denda Triliunan Rupiah
Brimob Perketat Pengamanan Misa Natal di Katedral Jakarta, Tim Jibom dan K-9 Turun Tangan