"Terkait pihak lain yang terlibat dalam peristiwa ini, sekolah menyerahkan sepenuhnya penanganan lebih lanjut kepada instansi dan pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku," lanjut pernyataan tersebut.
Imbauan kepada Masyarakat
Sebagai penutup, pihak sekolah mengajak masyarakat untuk menghentikan penyebaran video, tidak melakukan spekulasi, serta menghindari penghakiman sepihak di media sosial.
Langkah tersebut dinilai penting agar tidak menambah tekanan psikologis terhadap korban.
SMK Negeri 1 Rembang berharap publik dapat bersikap lebih bijak dan empatik, terutama ketika menyangkut anak dan kelompok rentan.
Artikel Terkait
Batal Tampil di Hammersonic 2026, My Chemical Romance Pastikan Konser Tunggal di Jakarta
Banjir Bandang Sungai Cidadap Terjang Kampung Sawah Tengah Sukabumi, Permukiman Warga Terendam
Curhat Korban Banjir Aceh Tamiang: Bayi 10 Bulan Terpaksa Bertahan dengan Mi Instan Selama Hari-Hari Darurat
BPK Ungkap Aset Proyek PLN Rp1,97 Triliun Belum Produktif Akibat Perubahan Kebijakan
Alat Berat Dikerahkan Pascabanjir di Aceh, Lumpur Mengeras Jadi Tantangan Baru Warga