IFG Terima Pengakuan INSTAR atas Praktik Keberlanjutan yang Konsisten

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 16 Desember 2025 | 14:35 WIB
Head of Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra Kertanugraha (tengah), saat menerima penghargaan dan pengakuan dari Indeks Integritas Bisnis Lestari (Instar) atas praktik keberlanjutan IFG. (Istimewa )
Head of Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra Kertanugraha (tengah), saat menerima penghargaan dan pengakuan dari Indeks Integritas Bisnis Lestari (Instar) atas praktik keberlanjutan IFG. (Istimewa )

INSIBERNEWSIndonesia Financial Group (IFG) menerima pengakuan atas praktik keberlanjutan yang dijalankan secara konsisten dari Tempo Data Science bersama Transparency International Indonesia dan Institute for Strategic Initiatives (INSIST).

Praktik keberlanjutan itu, khususnya pada aspek bisnis berintegritas, sosial dan hak asasi manusia, serta lingkungan hidup.

Pengakuan tersebut disampaikan melalui Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR), sebuah indeks independen yang menilai komitmen dan praktik keberlanjutan perusahaan di Indonesia.

Baca Juga: Ranjau Paku Ditemukan di Jalur Gajah TN Tesso Nilo, Petugas Khawatir Jadi Upaya Sabotase Hutan Lindung

INSTAR dikembangkan untuk mendorong standar tata kelola dan keberlanjutan yang kredibel di dunia usaha nasional.

Penilaian awal dilakukan melalui desk riset terhadap tiga dimensi utama, yakni bisnis berintegritas, sosial dan HAM, serta lingkungan, dengan mengacu pada dokumen resmi yang dipublikasikan perusahaan.

Pada tahap penilaian awal, terdapat 900 perusahaan yang dinilai, terdiri atas 884 perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia dan 16 BUMN non-emiten yang telah menerbitkan laporan tahunan, laporan keberlanjutan, pedoman perilaku, pedoman etika, serta dokumen pendukung tata kelola lainnya. Dari proses tersebut, IFG dinilai telah memenuhi ambang batas penilaian sektor keuangan.

Baca Juga: BYD Masih All Out Mobil Listrik, Opsi Hybrid di Indonesia Tetap Terbuka

Untuk memastikan metodologi dan hasil penilaian yang akurat, kredibel, dan berintegritas, penyusunan INSTAR 2025 melibatkan sejumlah pakar lintas disiplin dengan rekam jejak panjang di bidang anti-korupsi, tata kelola, lingkungan, dan hak asasi manusia.

Para pakar tersebut antara lain Sonny Mumbunan (Climate Policy Lab, Faculty of Social Sciences UIII), Erry Riyana Hardjapamekas (Ketua Koalisi Anti Korupsi), Natalia Soebagjo (International Council Member Transparency International), serta Jeffrey S. Siregar (Executive Director Komite Nasional Kebijakan Governansi).

Keterlibatan para pakar lintas disiplin tersebut menjadi dasar bagi INSTAR dalam memberikan pengakuan yang objektif dan kredibel terhadap praktik keberlanjutan IFG.

Baca Juga: Ridwan Kamil Angkat Bicara Soal Isu Perceraiannya dengan Atalia Praratya, Begini Katanya

“Pengakuan dari INSTAR menjadi refleksi atas upaya berkelanjutan yang telah dilakukan IFG dalam memperkuat tata kelola dan integritas bisnis. Bagi kami, integritas adalah fondasi dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan keberlanjutan jangka panjang,” ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji.

Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, IFG terus memperkuat komitmen tata kelola yang selaras dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, dengan menempatkan integritas dan tanggung jawab sebagai dasar dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X