Iming-Iming Paket Hemat dan Honeymoon, Skema Penipuan WO Ayu Puspita Terbongkar

Photo Author
- Minggu, 14 Desember 2025 | 13:41 WIB
Kasus penipuan WO Ayu Puspita yang rugikan para korban hingga Rp11,5 miliar. (Instagram/poldametrojaya)
Kasus penipuan WO Ayu Puspita yang rugikan para korban hingga Rp11,5 miliar. (Instagram/poldametrojaya)

INSIBERNEWS - Kasus penipuan yang menyeret wedding organizer (WO) By Ayu Puspita kini menjadi perhatian publik. Sejumlah calon pengantin mengaku mengalami kerugian besar setelah mempercayakan momen sakral pernikahan mereka kepada WO tersebut, namun justru berakhir dengan kekacauan di hari yang seharusnya penuh kebahagiaan.

Alih-alih berjalan lancar, acara pernikahan para korban diwarnai berbagai masalah. Mulai dari katering yang tidak kunjung datang, vendor dekorasi yang membatalkan kerja sama secara sepihak, hingga rundown acara yang berantakan, meski para calon pengantin sudah membayar sejumlah uang kepada pihak WO.

Baca Juga: Perpol Baru Kapolri Buka Jalan Polisi Aktif Isi Pos Jabatan di 17 Lembaga Negara, Ini Daftarnya!

Dari hasil penyelidikan kepolisian, terungkap bahwa dana yang dihimpun dari para korban tidak digunakan sebagaimana mestinya. Pemilik WO, Ayu Puspita, diduga memanfaatkan uang tersebut untuk kebutuhan pribadi, termasuk membayar cicilan rumah dan membiayai perjalanan ke luar negeri.

Motif ekonomi menjadi alasan utama di balik aksi penipuan ini. Polisi menyebut, keuntungan yang diperoleh dari para korban tidak dialokasikan untuk operasional pernikahan, melainkan dialihkan untuk kepentingan pribadi para pelaku.

“Dari keuntungan yang diperoleh atas perbuatan yang dilakukan oleh para tersangka ini digunakan untuk kepentingan pribadi,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu, 13 Desember 2025.

Baca Juga: Di Tengah Listrik Padam, Kisah Haru Ibu Aceh Tamiang Akhirnya Bisa Video Call Anak di Yaman Berkat Relawan

“Uangnya digunakan untuk membayar cicilan rumah, untuk kegiatan jalan-jalan ke luar negeri, dan untuk kepentingan pribadi lainnya,” sambungnya.

Iman juga mengungkapkan bahwa penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya aset lain yang diduga berasal dari hasil penipuan. Polisi membuka peluang pengembangan kasus jika ditemukan aliran dana atau harta yang disembunyikan tersangka.

“Penyidikan terhadap dugaan aset-aset lain yang dilarikan ke tempat lain akan terus kami kembangkan sampai tuntas,” tegasnya.

Baca Juga: Buntut Pengeroyokan Dua Matel di Kalibata, Enam Polisi Aktif Resmi jadi Tersangka

Dalam menjalankan aksinya, Ayu Puspita disebut menggunakan strategi promosi yang cukup menggoda. Para calon pengantin ditawari paket pernikahan dengan harga miring, namun disertai fasilitas yang terkesan mewah dan eksklusif.

“Ada penawaran paket murah dengan tambahan fasilitas yang menarik, seperti lokasi pernikahan yang fantastis hingga paket liburan,” jelas Iman.

“Bahkan ada penawaran bulan madu ke Bali sebagai bagian dari paket honeymoon yang membuat para korban semakin tertarik,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X