Akses Terputus, Warga Bener Meriah Terpaksa Jalan Kaki Berjam-jam Demi Beras dan BBM

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 12 Desember 2025 | 12:46 WIB
Warga Bener Meriah, Aceh  yang mencari bantuan sembako hingga BBM.  (TikTok/seputar.provinsi.aceh - joe_sastra)
Warga Bener Meriah, Aceh yang mencari bantuan sembako hingga BBM. (TikTok/seputar.provinsi.aceh - joe_sastra)

INSIBERNEWS - Upaya pembukaan akses di sejumlah wilayah terdampak bencana masih menjadi tantangan besar bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Salah satu daerah yang hingga kini sulit dijangkau adalah Bener Meriah, Aceh, sehingga distribusi bantuan belum dapat dilakukan secara optimal.

Kondisi akses yang terputus membuat warga setempat harus menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki hanya untuk mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras dan Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Baca Juga: Erick Thohir Soroti Bonus Rp1 Miliar dan Evaluasi Ketat SEA Games: 'Kita Sedang Bangun Prestasi Jangka Panjang'

Berbagai unggahan video di media sosial memperlihatkan bagaimana perjuangan warga yang harus bergerak dari satu kampung ke kampung lain demi memperoleh bantuan.

“Pasar Minyak Dadakan” Muncul di Kampung Kem

Sebuah video yang diunggah akun TikTok @seputar.provinsi.aceh pada Jumat, 12 Desember 2025, memperlihatkan kerumunan warga di Kampung Kem, Bener Meriah, yang sedang mengantre untuk mendapatkan BBM. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin, 8 Desember 2025.

Dari rekaman yang beredar, tampak warga mengelilingi beberapa mobil bak terbuka yang membawa drum berisi minyak. 

Baca Juga: Ammar Zoni Akhirnya Lihat Anak-Anaknya Lewat Video, Irish Bella Dinilai Kooperatif Jaga Hubungan Baik

Di sekitar lokasi, terlihat pula tebing-tebing dengan bekas longsoran tanah berwarna merah yang menunjukkan kondisi akses memang masih rawan.

Warga Tempuh 3–4 Jam Perjalanan untuk Dapat Beras

Kesulitan akses serupa juga terlihat dalam video lain yang diunggah akun TikTok @joe_sastra, Selasa, 9 Desember 2025. Video tersebut memperlihatkan warga berjalan kaki melintasi jalur bekas longsor di kawasan Jalur KKA Bener Meriah, yang biasa digunakan untuk menuju Aceh Utara.

Dalam keterangannya, sang pengunggah menyebut alat berat sudah mulai bekerja untuk membuka jalan, namun masyarakat masih harus berjalan kaki untuk mendapatkan beras dan BBM.

Baca Juga: BNPB Ungkap Korban Tewas Banjir-Longsor Sumatera Hampir Tembus 1.000 Jiwa, Pencarian Masih Berjalan di Banyak Titik

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X