“Memang Aceh Tengah tergolong kabupaten/kota yang terdampak, parah atau tidaknya nggak ngerti ya karena masih susah dihubungi,” lanjutnya.
Suharyanto juga menyebutkan bahwa akses darat Aceh Tengah masih belum bisa digunakan.
“Aceh Tengah ini belum bisa diakses lewat darat karena Jalan Nasional Bireuen-Takengon masih putus, Bener Meriah juga masih putus karena Jalan Nasional Bener Meriah-Aceh Tengah-Bireuen ini juga masih putus,” papanya.
Baca Juga: Ditinggal Gary Iskak untuk Selamanya, Richa Novisha Sampaikan Pesan Cinta yang Bikin Haru
Komunikasi ke Aceh Tengah Masih Terbatas
Adapun mengenai komunikasi ke Aceh Tengah masih terbatas, meski disebut lebih baik dari sebelumnya.
“Aceh Tengah terbatas, tapi sudah bisa berkomunikasi dengan pejabat, dengan personil BNPB yang sudah masuk ke aceh Tengah,” ucap Suharyanto.
“Tapi, untuk komunikasi secara masyarakat banyak ini belum lancar, kami akan tingkatkan terus,” lanjutnya.
Baca Juga: Sindiran Halus Sonny Septian Soal Poligami Insanul Fahmi Dengan Mantan Istri Virgoun
Mengenai penanganan yang dilakukan BNPB, Suharyanto lebih dulu menghitung wilayah yang terdampak paling berat pascabanjir dan tanah longsor.
“Kita lihat yang terdampak paling banyak kita hitung, yang berat, janganlah yang kecil-kecil,” ucapnya.
“Kalau Sumatera Barat itu kan 8 wilayah, semuanya terdampak, tapi yang paling berat itu 8. Kemudian Sumatera Utara, taruh yang paling berat 8 aja jadi 16 wilayah ditambah Aceh,” lanjutnya.***
Artikel Terkait
Akses Masih Lumpuh, BNPB Fokus Kerahkan Kekuatan ke Tapanuli Tengah–Sibolga yang Belum Bisa Ditembus
KUR Ekonomi Kreatif Berbasis KI Resmi Digelontorkan 2026, Pemerintah Siapkan Rp10 Triliun untuk Pelaku Kreatif
Muzakir Manaf Sebut Aceh Kehilangan 4 Kampung : Kejadian Ini Lebih Dahsyat Dari Tsunami
Semarak Hari Guru Nasional 2025, Wakil Ketua DPRD Banten Imron Rosadi Dorong Penguatan Ketahanan Moral