Mentan Amran Pastikan Stok Pangan Tetap Aman Meski Banjir Besar di Sumatera, Pemerintah Kirim Ribuan Ton Beras dan Minyak Goreng

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 28 November 2025 | 16:30 WIB
Mentan Amran Sulaiman pastikan cadangan beras di wilayah terdampak bencana Sumatera aman.  (Tangkapan layar YouTube Kementerian Pertanian)
Mentan Amran Sulaiman pastikan cadangan beras di wilayah terdampak bencana Sumatera aman. (Tangkapan layar YouTube Kementerian Pertanian)

INSIBERNEWS - Tanggap bencana, pemerintah mempercepat pengiriman bantuan pangan dan logistik darurat ke tiga provinsi terdampak banjir dan longsor di Sumatera.

Dalam konferensi pers, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merinci jumlah bantuan yang telah diputuskan pemerintah untuk dikirim ke wilayah terdampak.

"Sumatera Utara (dikirim) beras 16.000 ton kemudian minyak goreng 3.000 ton. Sumatera Barat kita kirim beras 6.700 ton minyak goreng 1.300 ton," kata Amran dalam konferensi pers pada Jumat, 28 November 2025.

Baca Juga: Banjir Parah di Sumatera, Hinca Desak Pemerintah Gerak Cepat Tetapkan Status Darurat

"Aceh kita kirim beras 10.000 ton minyak goreng 2.000 ton," lanjutnya.

Selanjutnya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa banjir besar yang melanda beberapa kabupaten tidak berdampak signifikan pada produksi padi maupun komoditas pangan strategis lainnya.

Stok nasional, terutama di daerah terdampak, masih berada pada posisi yang sangat aman.

"(Dampak pada produksi padi/komoditas lain) kecil, makanya kita ada cadangan. Cadangan kita sangat kuat di sana," tegas Amran.

Disebutkan, cadangan beras di Aceh bahkan mencapai surplus 871.000 ton, sehingga pengeluaran bantuan sebanyak 10.000 ton dari stok daerah dinilai tidak mengganggu ketersediaan lokal.

Baca Juga: BRI Peduli Bergerak Cepat Tanggap Bencana, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak di Wilayah Sumatera

"Kita ada beras di Aceh. Aceh itu surplus 871.000 ton beras. Keluarkan 10.000 itu Aceh. Kemudian Sumatera Utara kita juga surplus cukup besar," lanjutnya.

Hal serupa juga disampaikan untuk Sumatera Utara yang disebut memiliki surplus cukup besar untuk menopang kebutuhan jangka pendek maupun penanganan darurat.

Kementan memastikan dukungan lintas instansi terus bergerak, termasuk peran Bulog, Satgas Bapan, dan unsur TNI yang ikut mempercepat pendistribusian bantuan di lapangan.

"Ada Bulog yang lengkap, ada dari Satgas Bapan, TNI, tim ini segera kita turun di lapangan," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X