“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat bukti konstruksi perkara serta memastikan alur pertanggungjawaban proyek,” kata Budi dalam keterangan sebelumnya.
Meski belum menyampaikan detail tersangka, KPK memastikan bahwa proses penyidikan akan terus berjalan dan terbuka kemungkinan penetapan tersangka baru setelah pemeriksaan saksi-saksi ini selesai. KPK juga mengimbau pihak-pihak yang dipanggil agar kooperatif dan memberikan informasi secara jujur.
Dengan melebar ke beberapa provinsi, penyidikan ini diperkirakan menjadi salah satu kasus korupsi pengerukan pelabuhan berskala terbesar yang pernah ditangani KPK. Lembaga antirasuah itu menegaskan komitmen untuk menuntaskan perkara ini agar praktik serupa tidak kembali terjadi di sektor pelabuhan yang menjadi salah satu kunci ekonomi Indonesia.***
Artikel Terkait
A400 Dikerahkan, Prabowo Gaspol Kirim Bantuan Darurat untuk Ibu, Bayi, dan Lansia di Sumatra
Mentan Amran Copot Staf Nakal yang Pungli Petani, Ungkap Tarif Rp50–600 Juta untuk Alsintan
Prabowo Siapkan Dewan Kesejahteraan Keuangan, Lengkapi Peran DNKI untuk Jaga ‘Kesehatan Finansial’ Warga
Jelang Nataru, Prabowo Tambah Kuota Gas 3 Kg: Pemerintah Pastikan Tak Ada Kekurangan Pasokan
Akhir Drama Tumbler Tuku Hilang, KAI dan Anita Jalani Mediasi, Saling Memaafkan
MAMA Awards 2025 Tetap Digelar di Hong Kong, Red Carpet Dibatalkan dan Acara Didedikasikan untuk Korban Kebakaran Tai Po
Dua Pria Palestina Tewas Setelah Diduga Sudah Menyerah, Israel Buka Penyelidikan atas Insiden di Jenin
Rekaman CCTV Rumah Terbongkar! Inara Rusli Resmi Laporkan Penyebarnya ke Bareskrim
BRI Peduli Bergerak Cepat Tanggap Bencana, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak di Wilayah Sumatera
Putri KW Bidik Trofi Indonesia Masters 2026, Siap Tebus Kegagalan Musim Lalu