INSIBERNEWS - Mekanisme verifikasi nasabah di Bank Jateng menuai sorotan usai kabar penangkapan EK (54), pembuat rekening bank menggunakan identitas orang lain di Solo.
Praktisi keamanan perbankan, Ade Surya, menilai insiden ini menunjukkan bahwa proses Know Your Customer (KYC) dan verifikasi biometrik di Bank Jateng tidak berjalan optimal.
Pelaku diketahui berhasil membuka rekening baru dengan data milik pihak lain tanpa terdeteksi oleh petugas bank. Rekening tersebut kemudian dipakai untuk membelokkan aliran dana korban.
Baca Juga: TRAGIS! Dua Wanita Tewas Berlumuran Darah di Kos, Diduga Dibunuh OTK
“Kasus seperti ini seharusnya tertolak otomatis di front-end. Verifikasi wajah, tanda tangan, dan validasi data di Dukcapil mestinya langsung memblokir pembukaan rekening jika ada ketidaksesuaian,” kata Ade seperti dikutip dari Kilat.com, Rabu 27 November 2025.
Menurut Ade, pihak bank perlu segera memberikan penjelasan terbuka mengenai apakah kejadian tersebut terjadi akibat kesalahan prosedur atau adanya celah yang dimanfaatkan pelaku.
“Klarifikasi itu penting karena lembaga perbankan wajib memastikan transparansi dan akuntabilitas kepada publik,” ujarnya.
Baca Juga: Merger BUMN Karya Ditarget Rampung Awal 2026, Pemerintah Finalkan Skema Konsolidasi
Insiden ini juga mendorong publik mendesak Bank Jateng melakukan audit internal terhadap sistem KYC, memperkuat pelatihan petugas layanan, serta memastikan seluruh cabang menjalankan SOP verifikasi secara ketat.
Polresta Solo kini mendalami apakah ada kelalaian petugas bank dalam proses pembukaan rekening yang dilakukan pelaku.
Redaksi telah berupaya mengonfirmasi kasus ini kepada Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Djaka Nur Sahid, untuk meminta penjelasan mengenai proses verifikasi calon nasabah dan audit internal pascakejadian.
Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan respons.***
Artikel Terkait
Merger BUMN Karya Ditarget Rampung Awal 2026, Pemerintah Finalkan Skema Konsolidasi
PSSI Kirim Utusan ke Eropa, Wawancara Langsung Lima Kandidat Pelatih Timnas Masuk Tahap Akhir
Ammar Zoni Gagal Ajukan Keberatan, Kasus Narkotika Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi
Keluar dari Nusakambangan, Hakim Minta Ammar Zoni Hadiri Persidangan Minggu Depan di Jakarta
Syahganda Nilai Rehabilitasi Ira Puspadewi Lebih Mudah, Singgung Nasib Roy Suryo cs yang Masih Menggantung
TRAGIS! Dua Wanita Tewas Berlumuran Darah di Kos, Diduga Dibunuh OTK