TRAGIS! Dua Wanita Tewas Berlumuran Darah di Kos, Diduga Dibunuh OTK

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 27 November 2025 | 16:26 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : istimewa)
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Ketenangan warga di Kelurahan Payaman, Kota Nganjuk, mendadak pecah pada Rabu dini hari, 26 November 2025. Sebuah kamar kos di Jalan Monginsidi tiba-tiba dilaporkan terbakar, disusul teriakan panik yang membuat warga berhamburan ke lokasi.

Menurut keterangan sejumlah penghuni kos, sebelum api muncul, mereka melihat seorang pria tak dikenal mondar-mandir di area itu sambil membawa pisau yang sudah berlumuran darah.

"Orangnya kayak kebingungan, tapi tangannya pegang pisau berdarah," ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Baca Juga: Ira Puspadewi Diyakini Segera Bebas, Keluarga Menunggu dengan Harap-harap Cemas di Depan Rutan KPK

Hanya beberapa menit setelah kemunculan pria tersebut, asap pekat mulai keluar dari salah satu kamar. Warga yang curiga langsung mencoba mendobrak pintu kamar kos itu untuk memadamkan api sekaligus memastikan kondisi penghuninya.

Saat pintu berhasil dibuka, warga dibuat terpaku. Di dalam kamar yang penuh asap itu, tiga perempuan ditemukan tergeletak. Dua di antaranya sudah tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan, sementara satu lainnya masih hidup meski penuh luka.

Korban selamat kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk mendapatkan penanganan cepat. Sementara dua korban meninggal diketahui berasal dari Purwoasri, Kediri, dan diduga tinggal di kos tersebut untuk bekerja di Nganjuk.

Baca Juga: Desak Penyidikan Lanjutan, Keluarga Ungkap Fakta Baru Soal Kematian Arya Daru: Check-In dengan Wanita Sebanyak 24 Kali

Kapolres Nganjuk menyebut pihaknya kini telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk sisa-sisa benda terbakar dan rekaman CCTV di sekitar area kos.

"Kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini sedang melakukan pengejaran," kata seorang pejabat kepolisian di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami motif di balik aksi brutal yang menewaskan dua perempuan itu. Warga sekitar berharap pelaku segera ditangkap agar kejadian serupa tidak terulang dan situasi kembali tenang.***

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X