Akses Terputus Banjir dan Longsor, BNPB Bakal Lakukan Evakuasi Jalur Udara di Tapanuli Sumut

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 27 November 2025 | 12:26 WIB
Jembatan terputus akibat banjir di Tapanuli Utara, Sumatera Utara.  (BPBD Kabupaten Tapanuli Utara)
Jembatan terputus akibat banjir di Tapanuli Utara, Sumatera Utara. (BPBD Kabupaten Tapanuli Utara)

INSIBERNEWS - Cuaca ekstrem yang melanda empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor hingga memutus akses di beberapa daerah.

Keempat wilayah tersebut adalah Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, menyatakan bahwa pihaknya akan membuka akses tersebut agar bisa menghubungkan daerah-daerah tersebut.

Baca Juga: Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Didongkrak Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

“Tentunya pertama adalah membuka akses, karena banyak titik-titik di jalan antara Sibolga ke Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan terputus termasuk ke Tarutung ini yang akan dibuka dalam waktu satu hingga dua hari ini,” kata Suharyanto dalam keterangannya saat mengunjungi Lumajang, Jawa Timur pada Rabu, 26 November 2025.

Untuk mempercepat proses evakuasi, Suharyanto mengungkapkan akan menggunakan jalur udara.

Selain itu, modifikasi cuaca juga akan dilakukan agar mengendalikan sementara cuaca di daerah bencana.

Baca Juga: Karena Kelalaiaian Penumpang Kereta Comummuterline Tinggalkan Tumbler, Satu Petugas KRL Hilang Pekerjaan

“Saya akan menggeser satu pesawat helikopter airbus yang cukup besar untuk membantu evakuasi menjaga transportasi dan mengirimkan satu pesawat fixed-wings jenis caravan untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” imbuhnya.

BPBD Tapanuli Tengah dan tim gabungan diketahui telah mendirikan tenda pengungsi serta mendistribusikan bantuan sembako kepada warga terdampak.

Namun, seluruh pendataan seperti jumlah warga dan wilayah terdampak bersifat sementara karena data masih berpotensi mengalami perkembangan sesuai dari hasil kaji cepat lanjutan di lapangan.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X