INSIBERNEWS - Pemerintah kembali mempercepat langkah pelaksanaan program Pemagangan Nasional dengan menargetkan gelombang ketiga (batch III) untuk mulai berjalan pada 15 Desember 2025.
Program ini diperuntukkan bagi lulusan baru jenjang S1 dan D3, sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa tahapan persiapan sudah memasuki fase akhir. Pendaftaran bagi penyelenggara magang telah dibuka sejak 24 November, sementara calon peserta dapat mendaftar pada 4–7 Desember 2025.
Baca Juga: Aceh Dikepung Banjir, 10 Daerah Masuk Status Darurat Hidrometeorologi
“Insya Allah batch ketiga kita harapkan bisa mulai 15 Desember 2025. Ditambah dengan sekitar 15 ribu orang batch pertama, jadi total itu sudah hampir 80 ribu orang,” ujar Yassierli dalam acara Kick Off Pemagangan Nasional Batch II di Kantor Kemnaker, Rabu (26/11).
Ia menjelaskan sejumlah perusahaan, kementerian, dan lembaga negara mulai mengajukan formasi magang baru. Kesiapan anggaran juga sudah dipastikan, sehingga pemerintah tinggal masuk ke tahap eksekusi sebelum program resmi dimulai.
Yassierli menambahkan bahwa masih tersedia kuota cukup besar untuk mencapai target pemerintah yakni 100 ribu peserta hingga batch III. Hingga saat ini, sekitar 62 ribu peserta sudah ditetapkan untuk batch II, ditambah hampir 15 ribu peserta pada batch pertama.
Baca Juga: KPK Tunggu Keppres Rehabilitasi, Pembebasan Ira Puspadewi Diperkirakan Hari Ini
Dengan demikian, masih ada ruang puluhan ribu kursi untuk lulusan baru yang ingin mengikuti program ini. Pemerintah berharap minat pendaftar tetap tinggi mengingat pemagangan dinilai efektif mempercepat transisi angkatan kerja muda masuk ke dunia industri.
Selain membuka pintu kesempatan kerja, program magang nasional juga dirancang agar peserta mendapat pengalaman langsung, pendampingan kompetensi, serta peluang diserap perusahaan tempat mereka magang.
Pemerintah menekankan bahwa percepatan pelaksanaan batch III merupakan bagian dari strategi mendorong pengurangan pengangguran terbuka di kalangan lulusan baru, sekaligus memastikan dunia industri mendapatkan talenta muda yang siap kerja.***
Artikel Terkait
Jadwal Pekan ke-14 Super League: Persija Jamu PSIM, Borneo FC Tantang Bali United
Bahlil Tegaskan Arahan Prabowo: Penegakan Aturan di Bandara IMIP Harus Jalan, Tak Ada yang Kebal Hukum
Ekonomi Akhir Tahun Dipacu, Pemerintah Yakin Kuartal IV-2025 Bisa Tembus 5,6 Persen
IHSG Cetak Rekor Tertinggi, Menkeu Purbaya: 'Fundamental Kita Kuat, Wajar Investor Optimistis'
FIBA Rombak Sistem Peringkat Dunia, Timnas Kini Kumpulkan Poin Tanpa Risiko Dipotong
Rahasia Wajah Tetap Kencang ala Wanita Tiongkok, Bisa Kamu Coba di Rumah!
Shell Indonesia Buka Suara Terkait Pembelian BBM dari Pertamina, Begini Katanya!
KPK Dinilai Lamban Soal Penetapan Tersangka Kasus Kuota Haji, Pengamat Hukum: Jangan Terpengaruh yang Negatif!
KPK Tunggu Keppres Rehabilitasi, Pembebasan Ira Puspadewi Diperkirakan Hari Ini
Aceh Dikepung Banjir, 10 Daerah Masuk Status Darurat Hidrometeorologi