“Ini menunjukkan pentingnya pendekatan konservasi berbasis masyarakat. Jika tidak disertai edukasi yang baik, keberadaan Rafflesia bisa terancam hilang akibat aktivitas manusia,” ujar Joko dalam penjelasannya.
Perjalanan riset ini juga menghadirkan cerita yang menyentuh. Salah satu anggota komunitas lokal, Septian Riki, terekam dalam sebuah video sedang menahan haru ketika pertama kali melihat Rafflesia Hasseltii mekar di habitat alaminya. Rekaman itu viral dan membuat publik kembali menaruh perhatian pada pelestarian flora endemik Indonesia.
Temuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi di lapangan sekaligus mendorong penelitian lanjutan mengenai ekologi Rafflesia, sehingga kekayaan hayati Indonesia dapat terus terjaga di tengah perubahan lingkungan yang semakin cepat.***
Artikel Terkait
Utang Pemerintah Diprediksi Tembus Rp9.600 Triliun di Akhir 2025, Ekonom Soroti Dampak Pelemahan Rupiah
Meta Siap Terjun ke Bisnis Perdagangan Listrik demi Kejar Kebutuhan Energi Pusat Data
Dirasa Tak Adil, MUI Keluarkan Fatwa soal Pajak Sembako dan Rumah
Tragis! Pencuri Kabel Tewas Tersengat Listrik di Kolong Jembatan Sunter, Polisi: Bawa Golok hingga Linggis
Pemerintah Tancap Gas Siapkan Pasokan Pangan untuk 82,9 Juta Penerima Program MBG 2026
Noda Ingatkan Takaichi: Jangan Biarkan Hubungan Jepang–Tiongkok Makin Panas
Tak Semenyeramkan Kata Orang, Raffi Ahmad Ceritakan Kondisi Nyata di Lapas Nusakambangan Tempat Ammar Zoni
Pelanggaran Gencatan Senjata Membengkak, Gaza Laporkan Hampir 500 Insiden dalam 44 Hari
NU Tegaskan Tak Ada Pemakzulan, Kepemimpinan Gus Yahya Tetap Berjalan hingga Muktamar
Kasus Ibu Hamil di Jayapura Jadi Alarm Keras, Pemprov Siapkan Evaluasi Total Layanan Kesehatan