“Kami sudah membuat buku dos and don’ts yang menjadi pedoman bagi anggota Polri,” imbuhnya.
Untuk menghindari perilaku-perilaku menyimpang hingga ada abuse of power karena masih memiliki celah dalam pengawasannya.
“Kemudian peningkatan pengawasan internal, ini yang dikeluhkan masyarakat. Kenapa terjadi arogansi? Kenapa terjadi perilaku-perilaku menyimpang abuse of power? Pengawasan kami kurang kuat,” ucap Dedi.
Oleh karena itu, penguatan pengawasan harus diperbaiki oleh kepolisian.***
Artikel Terkait
Fakta-fakta Baru Kasus Kematian Dosen PTS Semarang, Ternyata Bersama Seorang Polisi di Hotel
Mobil Patroli Hantam Pohon, Kapolsek Arjasa AKP Kusmiani Tewas Usai Diduga Kena Serangan Jantung
Jejak Baru Suzuki Indonesia di Pasar Global, Fronx dan Satria Resmi Meluncur ke Mancanegara
Dosen Wanita Tewas Misterius di Hotel Semarang, Oknum Polisi Berpangkat AKBP Diklaim Jadi Saksi Kunci
Tersangka Penculik Bilqis Diduga Pernah Jual Tiga Anak Kandungnya Seharga Rp300 Ribu, Polisi Ungkap Praktik Adopsi Ilegal Bermodus Imbalan Uang
Kebakaran Hebat Landa Oita-Jepang, 170 Rumah Ludes Terbakar dan Ratusan Warga Mengungsi
42 Negara Sudah Amankan Tiket Piala Dunia 2026, Persaingan Menuju Putaran Final Kian Memanas