“Kalau bullying itu terjadi di sekolah, maka guru, orang tua, aparat, dan lembaga keagamaan harus duduk satu meja. Jangan saling lempar tanggung jawab. Ini kerja bareng, bukan kerja satu pihak,” pungkasnya.
Baca Juga: Pasar Modal Bukan Tempat Judi, OJK Ingatkan Investor untuk Berpikir Logis dan Legal
Langkah Natalius ini disebut sebagai sinyal bahwa pemerintah mulai menempatkan isu bullying bukan sekadar masalah moral, tetapi sebagai ancaman serius terhadap masa depan bangsa. Kini, semua pihak menunggu apakah ultimatum satu bulan itu akan dijawab dengan tindakan nyata atau hanya jadi wacana di atas kertas.***
Artikel Terkait
NewJeans Akhiri Konflik dengan ADOR, Seluruh Anggota Resmi Kembali ke Agensi
Tasya Farasya Pamer Status Baru Usai Pengadilan Agama Kabulkan Permintaan Cerai Dengan Ahmad Assegaf
Jun Ji Hyun dan Ji Chang Wook Siap Tampil di Drama Fantasi Romantis 'Human X Gumiho'
ADOR Diduga Sengaja Ciptakan Drama Internal NewJeans, Fans Soroti Pernyataan yang Masih Gantung
Paspor Elektronik RI Kini Punya Fitur Fluorescent, Lebih Aman dan Tampak Mewah di Bawah Sinar UV
Pasar Modal Bukan Tempat Judi, OJK Ingatkan Investor untuk Berpikir Logis dan Legal
Amran Sulaiman Ancam Copot ASN Kementan yang Sewakan Lahan Negara: 'Langsung di Lapangan!'
Tragis! Gegara Alami Rem Blong, Truk Pasir di Bali Mundur dan Tewaskan Pejalan Kaki
Kemenkeu Buka Rekrutmen CPNS 2025–2029, Siapkan 2100 Formasi di Tahun Pertama
Trump Akhiri Shutdown Terpanjang dalam Sejarah AS, Pemerintah Kembali Beroperasi