INSIBERNEWS - Viral di media sosial seorang ibu yang merupakan nasabah dari bank konvesional BRI menangis histeris karena disebabkan uang miliknya dalam tabungan sebesar 200 juta rupiah menghilang.
Peritiwa ini terjadi di Kabupaten Kalo, Sumatera Utara tepatnya disalah satu kantor unit Bank BRI. Lau Baleng (nasabah) datang dari pagi hingga malam untuk meminta penjelasan penyebab tabungan lenyap.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Indonesia dan Australia Harus Jadi Tetangga yang Saling Menguatkan
Namun sayangnya petugas bank sama sekali tidak memberikan kepastian kepada Baleng.
"Kalian yang menyuruh kami menyimpan uang di sini, tapi ini yang kmai dapatkan. Rekening dibobol dan tidak ada kejelasan," kata Lau, dikutip INSIBERNEWS, Rabu 12/11/2025 dari video yang beredar.
Lenyapnya uang milik Lau dari ATM bermula ketika Lau hendak mengganti katu ATM lama dengan ATM baru.
Baca Juga: BRIN Ungkap Hasil Uji Vape: Kandungan Zat Berbahaya Lebih Rendah dari Rokok Konvensional
Lau mengungkap dalam proses penggantian kartu baru, petugas tidak menghancurkan kartu lama justru menyimpan kartu lama milik Lau.
Dan dari situlah Lau mulai curiga uang miliknya sebesar 200 juta di ATM dibobol oleh oknum petugas yang mengurusi pergantian ATM nya.
Sementara itu dalam video lain yang tersebar di media sosial memberikan keterangan bahwa sebelum saldo milik Lau lenyap. Mobile banking milik Lau mendadak tidak bisa dibuka dengan alasan "akun anda ditangguhkan". Namun anehnya, setelah uang hilang seluruhnya, mobile bangking baru bisa dibuka kembali.
Kejadian ini pun mendapat banyak reaksi publik.
Baca Juga: BGN Buka Suara Soal Akun Instagramnya Digerubuk Petugas MBG Karena Telat Membayar
"Perasaaan dari dulu BRI mulu yang bermasalah kasus kehilangan duit nasabah," tulis akun @cleandy.id.
Artikel Terkait
BGN Buka Suara Soal Akun Instagramnya Digerubuk Petugas MBG Karena Telat Membayar
Elham Yahya Pimpinan Majelis Yang Viral Karena Cium Anak Perempuan Saat Ceramah, Klarifikasi Sebut Anak Tersebut Dalam Pengawasan Orang Tua
BRIN Ungkap Hasil Uji Vape: Kandungan Zat Berbahaya Lebih Rendah dari Rokok Konvensional
Prabowo Tegaskan Indonesia dan Australia Harus Jadi Tetangga yang Saling Menguatkan