Diklaim Sebagai Sosok Menteri Populer di era Prabowo, Ramai Isu Menkeu Purbaya Merapat ke Politik

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 2 November 2025 | 13:14 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Instagram/purbayayudhi_official)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Instagram/purbayayudhi_official)

INSIBERNEWS - Sejak gantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) RI, nama Purbaya Yudhi Sadewa kini kian eksis.

Hasil survei Great Institute bahkan menempatkannya sebagai sosok paling populer di antara para menteri Presiden Prabowo Subianto. Fenomena ini bahkan disebut sebagai “Purbaya effect” oleh lembaga kajian teknologi, ekonomi, dan politik tersebut.

Diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Great Institute, Sudarto, penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menjadi langkah Presiden Prabowo yang paling mendapat sambutan positif.

Baca Juga: Polemik Bupati Pati Sudewo: DPRD Tolak Permintaan Pemakzulan, Pilih Beri Ruang Perbaikan Kinerja

“Yang agak mengejutkan Purbaya effect, di survei kelihatan ada pengangkatan Purbaya,” ujar Sudarto kepada awak media di Jakarta, pada Sabtu, 1 November 2025.

Sudarto menjelaskan, kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo didukung oleh kebijakan di dua sektor utama, yakni politik dan ekonomi.

“Di sektor politik, empat kebijakan Presiden Prabowo yang terpopuler adalah pemberantasan korupsi," tuturnya.

Baca Juga: Lowongan Ekstrem di China, Driver Pemberi Makan Harimau Bergaji Rp116 Juta Per Bulan

"Kebebasan berpendapat, isu kemerdekaan Palestina dan diplomasi luar negeri, serta penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan,” imbuh Sudarto.

Purbaya Effect Picu Program Ekonomi Jadi Populer
Dalam pernyataannya, Sudarto menyebut sektor ekonomi juga menjadi penopang utama tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan.

Ia menuturkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, pemulihan ekonomi rumah tangga, dan peningkatan daya beli masyarakat menjadi kebijakan yang paling disukai publik.

Baca Juga: Garuda Turunkan Harga Tiket hingga 14 Persen, Pemerintah Pastikan Perjalanan Nataru Tetap Terjangkau

Sudarto memastikan, survei dilakukan dengan metode terbuka di mana responden diminta menyebut tiga nama menteri yang dianggap paling berprestasi.

“Publik diminta memberikan tiga nama, nama pertama mendapatkan tiga poin, nama kedua dua poin, dan nama ketiga satu poin," terangnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X