Viral Sidak Dedi Mulyadi di Pabrik Aqua: Terungkap Air Baku dari Sumur Bor, Isu Galon BPA Kembali Jadi Sorotan

Photo Author
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 08:59 WIB
Menyoroti kasus temuan sumber air baku di pabrik Aqua menggunakan sumur bor hingga skandal pencemaran BPA. (TikTok.com/@drrichardlee)
Menyoroti kasus temuan sumber air baku di pabrik Aqua menggunakan sumur bor hingga skandal pencemaran BPA. (TikTok.com/@drrichardlee)

“Air tanah juga bagian dari sumber daya alam yang harus dijaga keberlanjutannya,” imbuhnya.

Temuan tersebut memicu desakan agar produsen air mineral Aqua memberikan klarifikasi terbuka terkait sumber air bakunya. Publik menilai, kejujuran dan transparansi sangat penting demi menjaga kepercayaan konsumen, terutama bagi brand besar yang sudah puluhan tahun hadir di Indonesia.

Baca Juga: Lionel Messi Perpanjang Kontrak di Inter Miami hingga 2028, Siap Tutup Karier di Negeri Paman Sam

Isu ini juga membuka kembali perdebatan lama tentang standar dan etika industri air minum dalam kemasan. Banyak pihak menyoroti pentingnya keadilan lingkungan dalam pengelolaan sumber daya air, terutama di tengah krisis air bersih di sejumlah wilayah Indonesia.

Menariknya, polemik ini mengingatkan publik pada kasus lain yang sempat mengguncang industri air mineral nasional dua tahun lalu — yaitu soal kemasan galon yang mengandung Bisfenol A (BPA), zat kimia yang dianggap berbahaya bila terpapar terus-menerus.

Baca Juga: Ratusan Tokoh Dunia Serukan Hentikan Pengembangan Super AI, Khawatir Ubah Masa Depan Umat Manusia

Pada 2023, dokter sekaligus influencer dr. Richard Lee pernah membongkar fakta mengejutkan soal kemasan air galon yang masih menggunakan bahan polikarbonat.

“Setelah aku pelajari, memang benar di Eropa itu sudah dilarang penggunaan galon berbahan polikarbonat karena ada cemaran BPA-nya,” ungkapnya dalam video di akun TikTok @drrichardlee, pada 4 Oktober 2023.

Baca Juga: Raisa Gugat Cerai Hamish Daud, Rumor Kontroversi dan Isu Gelap Suami Mulai Terungkap

Menurut Richard, BPA merupakan senyawa yang bisa berdampak negatif pada kesehatan, terutama bila dikonsumsi dalam jangka panjang. Ia menilai, seharusnya produsen besar di Indonesia mulai beralih ke bahan kemasan yang lebih aman dan ramah lingkungan.

“Yang bikin kaget, merek terbesar di Indonesia masih pakai bahan yang sama dan belum ada perubahan signifikan,” katanya.

Baca Juga: Heboh! Kasus Pelecehan Kepala SPPG di Bekasi, Korban Curhat Hari Senin Dilarang Berkerudung

Meski pihak perusahaan sempat membantah tudingan tersebut dengan alasan produk mereka sudah sesuai standar keamanan, isu itu tetap meninggalkan keraguan di kalangan konsumen. Kini, dengan munculnya kembali temuan sumber air dari sumur bor, reputasi Aqua kembali berada di bawah sorotan tajam publik.

Tak sedikit pihak yang mendesak agar pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), turun tangan untuk memastikan kejelasan sumber air serta keamanan produk yang beredar di pasaran. Transparansi dianggap menjadi kunci agar industri air mineral tetap dipercaya masyarakat di tengah gempuran isu lingkungan dan kesehatan yang terus bermunculan. ***

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X