Baca Juga: Kejari Cilegon Sita Harta Koruptor Bapelkes KS Senilai Rp 3,7 Miliar dari Lelang 33 Bidang Tanah.
Mengapa TOD Penting?
Konsep TOD memastikan bahwa stasiun Kereta Cepat menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial. Ini adalah strategi cerdas untuk:
Mendukung Pembiayaan: Nilai tambah dari properti dan lahan di sekitar stasiun (melalui skema konsesi, sewa, atau kerjasama) diharapkan dapat menghasilkan pendapatan yang signifikan untuk membantu menstabilkan keuangan proyek, termasuk dalam konteks penyelesaian utang.
Menciptakan Sentra Ekonomi Baru: TOD mengubah stasiun menjadi simpul interaksi. Hal ini akan memicu pertumbuhan ekonomi lokal, lapangan kerja, dan pemerataan pembangunan di luar wilayah Jakarta dan Bandung.
Saat ini, pemerintah sedang mengkaji intensif berbagai opsi penyelesaian utang Whoosh, dengan harapan skema yang tepat dapat ditemukan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung. Keterlibatan holding BUMN, Danantara, sebagai penanggung jawab proyek, menjadi salah satu opsi utama dalam mengurai benang kusut utang sambil memastikan kelanjutan proyek strategis nasional ini.
Kelanjutan Whoosh ke Surabaya bukan hanya soal kecepatan, tapi juga strategi jangka panjang agar infrastruktur vital ini benar-benar menjadi aset ekonomi, bukan hanya beban utang negara (**)
Artikel Terkait
Cuma Butuh 5 Menit! Begini Cara Cek 7 Tanda HP Disadap dan Langsung Amankan Data Anda.
Chef Profesional Soroti Kasus Keracunan Massal MBG, Sarankan untuk Contoh Jepang
Viral! Perempuan di Aceh Singkil Diceraikan dan Usir Dua Anak Usai Suami Lulus PPPK, Padahal Sang Istri Temani Suami Dari Nol
Kronologi Perdebatan Dedi Mulyadi vs Menkeu Purbaya soal Dana APBD Jabar Senilai Rp4,17 T di Bank