China Ungkap Siap Lanjutkan Kerja Sama Kereta Cepat Ditengah Polemik Utang Whoosh

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:54 WIB
Tangkapan layar kereta api Whoosh. ((setneg.go.id))
Tangkapan layar kereta api Whoosh. ((setneg.go.id))

INSIBERNEWS - Kemelut soal membengkaknya utang Indonesia pada China terkait kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh masih menjadi perbincangan.

Perhatian ke utang Whoosh ini muncul usai pernyataan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang tak mau merogoh uang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk melunasi utang tersebut.

Menkeu Purbaya menyebut Whoosh yang saat ini dikelola oleh konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), seharusnya menjadi tanggung jawab Danantara sebagai holding BUMN.

Baca Juga: Penyaluran BLT Rp 900.000 Pecah Rekor! 35 Juta KPM Terima Bantuan Stimulus, Cek Nama Via Link Ini ...

“Ini KCIC di bawah Danantara kan? Kalau di bawah Danantara mereka sudah punya manajemen sendiri,” ucap Menkeu Purbaya dalam media gathering di Bogor pada 10 Oktober 2025 lalu.

Menanggapi ramainya isu tersebut di dalam negeri, China pun turut buka suara dengan menyatakan bahwa pihaknya siap untuk bekerja sama memfasilitasi Whoosh di tengah permasalahan utang.

China bahkan menyebut dengan adanya Whoosh, lapangan kerja makin terbuka hingga pertumbuhan ekonomi pun dapat dirasakan oleh Indonesia.

Baca Juga: Targetkan 500 Sekolah, Prabowo Ungkap 166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri untuk Putus Kemiskinan

“Kereta api ini telah melayani lebih dari 11,71 juta penumpang, dengan arus penumpang yang terus meningkat,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun kepada awak media pada Senin, 20 Oktober 2025.

“Manfaat ekonomi serta sosialnya terus dirasakan, menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat setempat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur kereta api,” imbuhnya.

Siap Bekerja Sama dan Saling Koordinasi Terkait Operasional Whoosh
Guo juga menyebut bahwa Indonesia dan China sama-sama memikirkan keberlangsungan juga pengembangan proyek Whoosh.

Baca Juga: Mahfud MD Anggap Permintaan KPK Terkait Proyek Whoosh Aneh, Tegaskan Bisa Langsung Diselidiki

“Otoritas dan perusahaan yang berwenang dari kedua belah pihak telah menjalin koordinasi yang erat untuk memberikan dukungan yang kuat bagi pengoperasian kereta api yang aman dan stabil,” imbuhnya.

“China siap bekerja sama dengan Indonesia untuk terus memfasilitasi pengoperasian kereta api cepat Jakarta-Bandung yang berkualitas tinggi,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X