Sementara itu, pihak Universitas Udayana dikabarkan sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini secara internal. Rektor Unud berjanji akan bersikap transparan dan memberikan sanksi tegas jika terbukti ada mahasiswa yang melakukan kekerasan atau intimidasi terhadap rekan seangkatannya.
Masyarakat berharap kasus tragis ini bisa menjadi pelajaran penting bagi dunia pendidikan, khususnya di bidang kesehatan, agar budaya perundungan tidak lagi dibiarkan tumbuh di lingkungan akademik.
“Sudah seharusnya lembaga pendidikan menjadi tempat yang aman, bukan medan tekanan,” ujar salah satu alumni Unud yang ikut menyampaikan keprihatinannya di media sosial.***
Artikel Terkait
Tragedi di Kedai Kopi Kulon Progo, Bocah 6 Tahun Tewas Tertimpa Kentongan Raksasa
Kabinet 'Gemuk' Prabowo-Gibran, Strategi Politik atau Beban Pemerintahan?
Fokus Introspeksi Diri, Begini Komentar Bambang Pamungkas soal Gagalnya Timnas ke Piala Dunia 2026
Tiara Andini Resmi Rilis Album Baru 'Edelweiss', Simbol Cinta dan Perjuangan
Ingatkan Aparat Hukum Jangan Dzolim, Prabowo: Jangan Kriminalisasi Rakyat Kecil, Penegak Hukum Harus Punya Hati!
Kejagung Serahkan Uang Sitaan Rp13,2 Triliun ke Negara, Prabowo Saksikan Langsung
Acara IFG Bike for Charity 2025 di Tasikmalaya Dimeriahkan oleh 1000 Pesepeda!
Kucurkan Dana Rp16 Triliun, Danantara Siap Dorong Pasar Modal Jelang Akhir Tahun
Wahana Perosotan Ambruk di Ketapang, Cermin Buram Keselamatan Permainan Rakyat di Indonesia
Inflasi Oktober Diprediksi Naik, Cuaca Buruk dan Biaya Logistik Jadi Biang Kerok