Pemerintah Bakal Atur BBM Campur Etanol 10 Persen, Bagaimana Risiko di Lapangan?

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 11:04 WIB
Foto Ilustrasi - Melihat wacana pemerintah soal pencampuran etanol ke dalam bahan bakar minyak hingga kesiapan mesin kendaraan masyarakat.  (Unsplash/dpreacherdawn)
Foto Ilustrasi - Melihat wacana pemerintah soal pencampuran etanol ke dalam bahan bakar minyak hingga kesiapan mesin kendaraan masyarakat. (Unsplash/dpreacherdawn)

INSIBERNEWS - Rencana pemerintah untuk mencampur etanol ke bahan bakar minyak (BBM) yang dikenal sebagai E10 atau bensin dengan kandungan etanol 10 persen, kembali menjadi sorotan publik.

Presiden Prabowo Subianto pada awal Oktober, telah menyetujui rencana tersebut, menandai komitmen baru pemerintah dalam mempercepat transisi energi menuju emisi rendah.

Namun, ada yang perlu diperhatikan selain upaya untuk menekan impor minyak dan menurunkan emisi karbon, masih banyak tantangan teknis yang menanti di lapangan.

Baca Juga: Dalami Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 di Kemnaker, KPK Perpanjang Penahanan Immanuel Ebenezer

Terkait aturan BBM Etanol E10, Pertamina menyatakan siap untuk mengikuti Instruksi pemerintah.

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan kesiapan perusahaan pelat merah itu dalam mendukung kebijakan pencampuran etanol ke BBM.

“Kami akan selalu mendukung arahan dari pemerintah,” ujarnya dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Jumat 17 Oktober 2025.

Baca Juga: Erick Thohir Tambah Dana Rp22 Miliar untuk Dukung Timnas Indonesia di Dua Ajang Internasional, Apa Saja?

Menurut Simon, kebijakan serupa telah lama diterapkan di berbagai negara. Brasil menjadi contoh sukses, bahkan mewajibkan penggunaan etanol E100 di sejumlah kota, sementara di daerah lain diberlakukan campuran E20.

Simon menambahkan, implementasi E10 di Indonesia akan dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari strategi mendorong transisi energi bersih.

“Ini adalah bagian dari inisiatif kita untuk menciptakan emisi yang lebih rendah, terutama dari produk-produk BBM kita,” ucapnya.

Baca Juga: Pemerintah Ngebut Listrik Masuk Desa, Target 2030 Seluruh Pelosok Indonesia Teraliri

Dilakukan Uji Coba E10
Sebelumnya, Pertamina telah menguji coba E10 di Surabaya bersama sejumlah mitra otomotif. Hasil awal menunjukkan adanya penurunan emisi gas buang seperti karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC).

Sebagian besar kendaraan keluaran baru disebut sudah kompatibel dengan bahan bakar bercampur etanol.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X