Stabilkan Kondisi Sekolah, Gubernur Banten Ungkap Penonaktifan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Bukan Hukuman

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:58 WIB
Stabilkan Kondisi Sekolah, Gubernur Banten Ungkap Penonaktifan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Bukan Hukuman (Istimewa )
Stabilkan Kondisi Sekolah, Gubernur Banten Ungkap Penonaktifan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Bukan Hukuman (Istimewa )

INSIBERNEWS - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten memutuskan untuk menonaktifkan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, usai viralnya kasus siswa merokok disekolah.

Terkait hal tersebut, Gubernur Banten, Andra Soni, menjelaskan langkah ini dilakukan untuk menstabilkan kondisi sekolah, bukan sebagai bentuk hukuman.

“Situasi saat itu tidak terkendali, murid-murid menolak masuk kelas. Penonaktifan sementara ini dimaksudkan agar proses belajar kembali normal. Hak-hak kepala sekolah tetap terjaga,” ujar Andra kepada wartawan di Serang, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga: Ledakan Kapal Federal II di Batam, 28 Pekerja Terluka Saat Perbaikan di Galangan Kapal

Diketahui Kepala SMAN 1 Cimarga, Bu Dini, telah mengakui ada unsur emosi saat menegur siswa. Namun, Gubernur menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dilandasi niat buruk.

“Bu Dini mengaku emosinya muncul saat menegur siswa, tapi niatnya bukan untuk menyakiti. Yang penting ada niat baik dalam mendidik. Masa iya guru melihat murid merokok dan tidak menegur,” kata Andra.

Menurutnya, sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman untuk pembelajaran.

Baca Juga: Shin Tae-yong Tegas Bantah Isu Balik ke Timnas Indonesia, Sebut Rumor Terlalu Dibesar-besarkan

Pihak Guru dan siswa wajib menjaga kedisiplinan serta mematuhi aturan yang berlaku, termasuk larangan merokok di lingkungan sekolah.

Ditekankan bahwa penonaktifan bersifat sementara sambil menunggu evaluasi dan tindak lanjut dari pihak sekolah dan dinas terkait, agar situasi kembali kondusif bagi seluruh siswa dan guru.

Andra menegaskan perlunya komunikasi terbuka antara pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif.

Baca Juga: Parah! Disekap dan Disiksa, Polisi Bongkar Modus Kejahatan COD di Tangsel, 3 Pelaku Berhasil Ditangkap

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten turut menyatakan bahwa langkah ini bukanlah penghakiman terhadap kepala sekolah, melainkan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kedisiplinan di sekolah.

Gubernur juga menyoroti pentingnya pembinaan karakter siswa di sekolah. Lingkungan sekolah seharusnya mendidik, mengajarkan disiplin, dan menjadi contoh perilaku baik bagi para siswa.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X