INSIBERNEWS - Warga Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, baru-baru ini dikejutkan dengan penemuan sejumlah benda mencurigakan di aliran Sungai Curug. Bukan sampah atau limbah industri, melainkan "harta karun" mematikan berupa alat peledak!
Penemuan ini bermula dari kegiatan "magnet fishing" yang dilakukan seorang warga setempat. Iseng mencari barang rongsokan, eh malah nemu granat dan mortir. Sontak, kabar ini langsung membuat geger warga sekitar dan aparat keamanan pun segera turun tangan.
Baca Juga: Ledakan Kapal Federal II di Batam, 28 Pekerja Terluka Saat Perbaikan di Galangan Kapal
Menurut laporan, benda-benda berbahaya yang ditemukan meliputi dua granat nanas, empat mortir, delapan bongkah TNT, dan dua proyektil. Kondisi alat peledak ini masih dalam pemeriksaan intensif oleh Tim Gegana untuk memastikan apakah masih aktif atau tidak.
"Benar, kami menemukan sejumlah alat peledak di sungai. Saat ini, Tim Gegana sedang melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah benda-benda tersebut masih aktif atau tidak," ujar Kompol Kresna Adjie, Kapolsek Curug, saat dikonfirmasi pada Rabu (15/10/2025).
Pihak kepolisian juga tengah menyelidiki asal-usul alat peledak tersebut. Ada beberapa kemungkinan yang sedang didalami, mulai dari sisa-sisa peninggalan perang hingga keterkaitan dengan aktivitas ilegal lainnya.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui dari mana asal alat peledak ini. Apakah ini sisa peninggalan perang atau ada kaitannya dengan kegiatan ilegal, masih kami dalami," imbuh Kresna.
Sebagai langkah antisipasi, tim gabungan dari Polisi dan TNI langsung mengamankan lokasi penemuan dan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Area di sekitar lokasi juga disterilkan dengan memasang garis polisi sejauh 500 meter demi keselamatan warga dan petugas.
Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati oleh Tim Gegana, mengingat potensi bahaya ledakan yang sangat tinggi. Warga diimbau untuk tidak mendekat ke lokasi dan tidak mencoba memindahkan benda-benda tersebut sendiri.
Baca Juga: Soroti Program Makan Bergizi Gratis, Berikut Fokus Utama KPK untuk Pembenahan
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi penemuan dan tidak mencoba memindahkan alat peledak tersebut. Serahkan semuanya kepada pihak berwenang," tegas Kresna.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan benda-benda mencurigakan serupa. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat peledak aktif yang bisa membahayakan nyawa.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ungkap Peluang Turunnya PPN di 2026, Begini Skema Tarif Efektif 11 Persen
Artikel Terkait
Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Meletus, Kolom Abu Capai 8.000 Meter dan Hujan Abu Landa Dua Kecamatan
TRAGIS! Diduga Karena Mabuk, Honda Jazz Tabrak Pohon hingga Mobil Terbakar, Dua Orang Tewas di Tempat
BMKG Prediksi Cuaca Panas Mulai Reda Akhir Oktober, Suhu Jakarta Tembus 35 Derajat
Shin Tae-yong Tegas Bantah Isu Balik ke Timnas Indonesia, Sebut Rumor Terlalu Dibesar-besarkan
Roy Suryo Sindir UGM Soal Ijazah Jokowi, Kampus Tegaskan Tak Ada yang Perlu Disesali
Dijanjikan Kerja Bergaji Tinggi di China, Gadis Sukabumi Disekap, Polisi Tangkap 2 Pelaku
Menkeu Purbaya Ungkap Peluang Turunnya PPN di 2026, Begini Skema Tarif Efektif 11 Persen
Soroti Program Makan Bergizi Gratis, Berikut Fokus Utama KPK untuk Pembenahan
Parah! Disekap dan Disiksa, Polisi Bongkar Modus Kejahatan COD di Tangsel, 3 Pelaku Berhasil Ditangkap
Ledakan Kapal Federal II di Batam, 28 Pekerja Terluka Saat Perbaikan di Galangan Kapal