Trump Umumkan Fase Dua Gencatan Senjata Gaza, Janji Pulangkan Korban dan Bentuk Pemerintahan Baru

Photo Author
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 08:21 WIB
Donald Trump umunkan gencatan senjata fase dua (Unsplash )
Donald Trump umunkan gencatan senjata fase dua (Unsplash )

INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi mengumumkan dimulainya “fase dua” dari perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Pengumuman ini disampaikan setelah keberhasilan tahap pertama yang menghasilkan pembebasan 20 sandera asal Israel. Kesepakatan tersebut sebelumnya ditengahi oleh Turki, Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir.

Dalam pernyataannya melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menyebut pembebasan para sandera menjadi langkah awal yang positif.

Baca Juga: Waspada! Suhu di Jabodetabek Diprediksi Tembus 32 Derajat Celsius Hari Ini

“Kedua puluh sandera telah kembali dan merasa sebaik yang diharapkan,” tulis Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu, 15 Oktober 2025.

Namun, Trump menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir.

“Beban berat telah terangkat, tetapi pekerjaan belum selesai. Korban tewas belum dipulangkan, seperti yang dijanjikan! Fase Dua dimulai sekarang juga!!!” tambahnya dengan nada tegas.

Baca Juga: Banjir Kritik Usai Gagal Capai Target Piala Dunia, Nasib Patrick Kluivert di Ujung Tanduk?

Tahap pertama kesepakatan antara Hamas dan Israel ini juga mencakup pertukaran tahanan yang membebaskan ratusan warga Palestina dari penjara militer Ofer di Israel, serta fasilitas penahanan lainnya di Gurun Negev. Ofer selama ini dikenal sebagai salah satu penjara paling ketat di Israel. Sebagai imbalannya, seluruh 20 sandera Israel yang masih hidup dikembalikan ke negaranya dalam kondisi aman.

Langkah menuju fase dua ini semakin kuat setelah Trump bertemu dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi, di kota resor Sharm el-Sheikh pada Senin lalu.

Pertemuan tingkat tinggi itu turut dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia untuk membahas rencana jangka panjang perdamaian Gaza yang diusulkan oleh Trump.

Baca Juga: Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, Sahabat Lama Ungkap Ammar Zoni Perlu Bantuan Psikiater

Dalam rancangan fase dua, Amerika Serikat menyerukan pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza. Selain itu, akan dibentuk pasukan multinasional yang bertugas menjaga stabilitas serta mengawasi proses pelucutan senjata Hamas secara bertahap.

Upaya ini diklaim sebagai bagian dari strategi “perdamaian berkelanjutan” yang ingin mengakhiri kekerasan berkepanjangan di kawasan tersebut.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X