BGN Soroti Permintaan Telur dan Ayam Melejit Gegara Program Makan Bergizi Gratis, Harga Jadi Naik?

Photo Author
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 08:38 WIB
Potret Kepala BGN Dadan Hindayana (Instagram/badangizinasional.ri)
Potret Kepala BGN Dadan Hindayana (Instagram/badangizinasional.ri)

Saat ini, tercatat sudah ada 10.681 dapur SPPG yang beroperasi untuk mendukung program MBG. Angka itu masih akan ditingkatkan hingga mencapai target 25.400 dapur di seluruh Indonesia.

Menurut Dadan, ekspansi ini penting agar cakupan program bisa menjangkau lebih banyak penerima manfaat, tapi di sisi lain juga menuntut kesiapan sektor peternakan nasional.

Sebelumnya, pada Maret 2025, Dadan sempat mengungkap bahwa Indonesia justru tengah mengalami surplus produksi ayam dan telur. Ia menyebut, stok telur berlebih hingga 200 ribu ton dan ayam mencapai 600 ribu ton. Namun, daya beli masyarakat yang rendah membuat surplus itu tak terserap maksimal.

Baca Juga: Bansos Triwulan IV Kembali Cair Oktober Ini, Begini Cara Cek Nama Penerima Bantuan

“Yang mampu beli ayam dan telur hanya sekitar 30 persen penduduk, sementara 60 persen anak-anak kita masih kekurangan gizi,” ujarnya kala itu.

Pernyataan serupa juga sempat disampaikan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, program MBG justru membuka fakta baru bahwa Indonesia selama dua dekade terakhir ternyata memiliki surplus ayam dan telur.

“Dengan adanya program ini, sektor peternakan akhirnya bisa bergerak dan memberi efek ekonomi yang nyata,” kata Luhut usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan pada Maret lalu.

Baca Juga: PSSI Kecewa Protes Wasit Ditolak AFC, Kluivert Fokus Perkuat Tim Jelang Lawan Arab Saudi

Luhut juga menambahkan bahwa sinergi antara BGN, Bappenas, dan pelaku usaha terus diperkuat untuk memastikan pasokan bahan pangan tetap stabil.

“Setelah program ini jalan, kita jadi tahu kondisi riil di lapangan. Sekarang tugas kita memastikan sistemnya berkelanjutan,” tandasnya. ***

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X