Aliansi Gizi Soroti Dugaan Kecurangan Program MBG, Minta Enam Pejabat BGN Dicopot

Photo Author
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 11:20 WIB
Makan Bergizi Gratis (MBG) (Antara)
Makan Bergizi Gratis (MBG) (Antara)

INSIBERNEWS - Aliansi Pemantau Program Badan Gizi Nasional (BGN) melayangkan sederet tuntutan keras kepada pemerintah terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mereka mengklaim langkah ini bukan untuk menyerang, melainkan demi memperbaiki sistem agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.

Baca Juga: Sambil Nangis, Ayah Alfatih Santri Yang Selamat Dari Runtuhnya Pesantren Al Khoziny, Cerita Anaknya Sempat Minta Kembali ke Podok Hari Rabu

Ketua Umum Aliansi Pemantau Program BGN, Ahmad Yazdi, menyampaikan bahwa surat resmi tuntutan sudah dikirim ke Sekretariat Negara dan diterima dengan baik.

Dalam pernyataan pers yang viral di media sosial pada Rabu, 8 Oktober 2025, Yazdi menegaskan bahwa tuntutan mereka berisi kritik konstruktif dan desakan agar sejumlah pejabat BGN dievaluasi.

Salah satu tuntutan paling mencolok adalah permintaan pencopotan enam pejabat penting BGN. Nama-nama yang disebut meliputi Kepala BGN Dadan Hindayana, Tigor Pangaribuan, Ari Santoso, Ricola Febri, Redy Hendra Gunawan, dan Sony Sonjaya.

Baca Juga: Respon Adik Syahrini Setelah Digerubuk Netizen Pakai Foto Siomay Milik Chef Devina Tanpa Izin

“Kenapa nama-nama tersebut kami minta untuk mundur, karena kami menilai mereka ini sudah jadi benalu yang justru menghambat kinerja lembaga,” ujar Yazdi dalam keterangannya.

Selain soal pejabat, aliansi ini juga menyoroti sejumlah persoalan teknis di lapangan, termasuk kasus keracunan makanan dari dapur mitra MBG di beberapa daerah. Yazdi menilai lemahnya pengawasan dan penurunan kualitas bahan pangan menjadi salah satu penyebab munculnya kasus tersebut.

“Permasalahan keracunan yang terjadi di beberapa dapur gizi itu bukan pada tahap uji coba, tapi di dapur yang sudah beroperasi. Ini menunjukkan adanya masalah serius dalam pengawasan,” katanya menambahkan.

Baca Juga: KPK Sebut Banyak Biro Travel Ilegal yang Terima Jatah Kuota Haji Tambahan termasuk Milik Khalid Basalamah

Kritik juga diarahkan pada kebijakan roll back yang diterapkan BGN terhadap ribuan dapur mitra MBG. Berdasarkan catatan aliansi, lebih dari 6.000 dapur gizi kehilangan status operasional dan harus kembali mengajukan verifikasi. Padahal, banyak di antara mereka sudah membangun fasilitas dengan dana sendiri.

“Celakanya, ada yang sudah bangun sampai 100 persen tapi malah ditolak lagi. Ini bikin banyak mitra kecewa dan merasa dirugikan. Kami mempertanyakan dasar teknis kebijakan ini,” tegas Yazdi.

Baca Juga: Jisoo BLACKPINK Siap Kolaborasi dengan Zayn Malik, Netizen Heboh!

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X