Patung Sudirman sendiri akan menjadi landmark yang tetap menyambut masyarakat, sekaligus menegaskan identitas kawasan.
Selain soal transportasi, relokasi patung ini juga dinilai bisa menjadi daya tarik baru. Dengan posisi yang lebih menonjol, patung diharapkan menjadi ruang publik yang ikonik, tempat masyarakat berkumpul, sekaligus pengingat akan jasa besar Jenderal Sudirman dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Jeon Hye Bin Jadi Korban Pencopetan di Bali, Uang Rp177 Juta Raib dalam Hitungan Menit
Pramono menegaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur modern, tetapi juga menjaga nilai-nilai sejarah.
“Jakarta memang terus berlari menuju kota modern, tapi kita tidak boleh melupakan sejarah dan tokoh bangsa. Patung Sudirman harus tetap berdiri dengan gagah, menjadi saksi perjuangan sekaligus bagian dari wajah baru kota,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Taqy Malik Diduga Bangun Rumah Pribadi Pakai Uang Donasi Masjid Malikal Mulki, Sebelumnya Ada Gerakan G30 Ribu Rupiaj
Drama BBM Tak Kunjung Usai, Pertamina dan SPBU Swasta Masih Beda Jalan
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Sebut Potensi Kerugian Negara Tembus Rp1 Triliun
Kebakaran Hebat di Hunian Pekerja IKN, 700 Orang Dievakuasi, Proyek Tetap Jalan
UU BUMN Baru Disahkan, Ada Badan Pengaturan Hingga Aturan Kesetaraan Gender
KPK Terima Pengembalian Dana Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Nikita Mirzani Kecewa, Vonis 9 Tahun untuk Vadel Dinilai Tak Sebanding dengan Derita Putrinya
Terduga Bjorka Ditangkap! Hacker 22 Tahun Klaim Kuasai Jutaan Data Nasabah
Jeon Hye Bin Jadi Korban Pencopetan di Bali, Uang Rp177 Juta Raib dalam Hitungan Menit
Tasya Kamila Ceritakan Perjuangan Ibunda Jalani Operasi Bariatrik Setelah 25 Tahun Gagal Diet